Polres Lamsel Amankan 50 Kilogram Ganja

Tiga Orang Coba Kelabuhi Petugas Pelabuhan

TRANSLAMPUNG.COM, KALIANDA – Kabupaten Lampung Selatan kini menjadi ladang surga bagi tujuan para pembisnis barang Narkotika dari berbagai jenis. Pasalnya,  baru satu pekan penangkapan dan pengukapan oleh Bandan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung menangkap oknum mantan polisi yang berlokasi di Wilayah hukum Polres Lamsel.

Kemudian pada pekan kemarin, ratusan narkotika jenis shabu dan gaja hasil pengungkapan belum lama ini  dimusnahkan.

Hari ini, Senin (14/5) kembali jajaran Polisi resort (Polres) Lampung Selatan berhasil mengamankan 3 orang tersangka berinisial (HS), (EK) dan (MJ). Dari ke 3 orang tersangka ini diamankan Barang Bukti 5 buah kardus berisi 5 buah jerigen warna putih  yang didalamnya terdapat 50 paket bungkus Narkotika golongan 1 jenis ganja seberat  50 kilogram.

Kapolres Lampung Selatan, AKBP M.Syarhan mengatakan ke 3 tersangka ini mencoba mengelabui petugas di areal Pemeriksaan Narkoba Seaport Interdiction pelabuhan bakauheni dengan memasukkan paket ganja kedalam 5 jerigen warna putih dengan dibungukus pakaian bekas.

“5 Jerigen itu, lapisan bawanya dilobangin kemudian dijahit kembali setelah diisi paketan ganja yang dibungkus pakaian bekas. Berkat kejeliatan petugas dilapangan puluhan paket gaja tersebut berhasil diamankan,” kata Syarhan dalam siaran Persnya yang berlangsung di Mapolres setempat, Senin (14/5).

Dari berbagai keberhasilan pengungkapan dan penangkapan yang dilakukan jajaran Polres Lamsel terhadap peredaran Narkotika.

Bisa disimpulkan bahwa, Kabupaten Lampung Selatan sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera menuju pulau Jawa menjadi perlitasan peredaran Narkotika yang sangat diminati oleh para pembisnis barang haram tersebut.

Untuk itu, peran serta dari semua elemen masyarakat lampung selatan sangat diperlukan. Permintaan dukungan tersebut juga pernah disampaikan Bupati Lamsel

“Apapun kerja keras polisi tanpa bantuan dari seluruh masyarakat, maka tidak mungkin bisa lebih optimal. Saya imbau semua elemen masyarakat untuk keliling ke kampung-kampung mensosialisasikan bahaya narkoba, bahwa ini (narkoba_ red) bisa merampas masa depan anak-anak kita,” kata Zainudin. (jhn/hkw)

News Reporter