Polres Amankan Satu Perempuan dan Tujuh Pria

Grebek dua Lokasi Pesta Narkoba

TRANSLAMPUNG.COM, KOTAAGUNG – Meski Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tanggamus terus gencar menekan angka peredaran narkoba di wilayah Tanggamus dan Pringsewu, namun penyalahguna narkotika dan obat-obatan terlarang itu seolah tak pernah habis. Belum lama ini, satresnarkoba polres setempat ‘panen’ delapan penyalahguna narkoba saat pesta narkoba di sebuah kamar kos. Dari delapan pengguna tersebut, ada satu perempuan dan dua mahasiswa.

Kasubbag Humas Polres Tanggamus Iptu. Yul Martin mengatakan, hasil itu berkat kerjasama Satresnarkoba dengan Polsek Pringsewu. Penggrebekan dilakukan dua kali, pada waktu dan tempat yang berbeda. Namun dua lokasi penggrebekkan pada Rabu (2/3) malam itu, semuanya masuk wilayah hukum Polsek Pringsewu.

Penggrebekkan pertama, terang Kasatnarkoba Polres Tanggamus Iptu. Anton Saputra, dilakukan di Rumah Kos Banana yang terletak di Lingkungan Pringombo Kelurahan Pringsewu Timur, Kecamatan Pringsewu, Rabu (2/3) sekitar pukul 23.00 WIB. Dari situ, Satresnarkoba dan Polsek Pringsewu berhasil mengamankan AR (22) warga Desa Karangsari, Kecamatan Padangratu, Lampung Tengah; lalu dua warga Tanggamus yaitu DP (21) warga Kecamatan Wonosobo dan RP (20) warga Kecamatan Talangpadang,” ujar Anton, mendampingi Kapolres Tanggamus AKBP Ahmad Mamora.

Penggrebekkan pertama itu dilakukan Unit Reskrim Polsek Pringsewu. Dari ketiganya, petugas menyita barang bukti paket sedang dan paket kecil sabu-sabu yang masih utuh, paket kecil sabu sisa pakai, seperangkat bong (alat isap sabu-sabu), sebuah pipa kaca pirek, timbangan digital, dan tirai yang dipergunakan untuk tempat menyembunyikan sabu-sabu.

“Awalnya, petugas Polsek Pringsewu yang menerima informasi, bahwa di sebuah kamar kos sedang berlangsung pesta narkoba. Kemudian polisi melakukan penggrebekkan dan diamankan tiga tersangka beserta barang bukti narkobanya,” timpal Kapolsek Pringsewu Kompol Maimun Karim.

Tak puas dari hasil penggrebekkan pertama, polisi kemudian melakukan pengembangan yang dipimpin Kaur Bin Ops (KBO) Satresnarkoba, Ipda. Heri. Dari hasil pengembangan penggrebekkan kedua, diamankan lima penyalahguna narkoba. Satu di antaranya, yaitu MO (19), adalah seorang perempuan asal Pekon Ambarawa, Kecamatan Pringsewu bersama teman prianya IY (25) sesama warga Ambarawa. Lalu FR (25) dan AL (26) warga Kecamatan Gisting, Tanggamus dan FJ (20) warga Pekon Srikaton, Kecamatan Adiluwih, Pringsewu.

“Kelimanya digrebek di Pekon Ambarawa, Kecamatan Ambarawa. Dari mereka, kami menyita barang bukti 4 butir pil ekstasi, 1 paket kecil sabu-sabu, 1 buah bong, 1 buah kaca pirex bekas pakai, dan 1 plastik klip kecil wadah sabu-sabu sisa pakai,” jelas Anton.

Terhadap lima tersangka itu, lanjut kasatnarkoba, polisi telah melakukan pemeriksaan urin dan seluruhnya positif mengandung methamphetamine. Untuk penyidikan lebih lanjut tersangka diamankan di Mapolres Tanggamus. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dapat terancam dijerat Pasal 112, 114, dan 127 Undang Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

“Narkoba merupakan musuh kita bersama. Dua tersangka pengedar narkoba sudah dilakukan penindakan tegas terukur. Kami imbau masyarakat menjauhi narkoba karena sangat merugikan diri sendiri. Mari ciptakan situasi yang kondusif. Kami akan terus bekerja keras, demi kamtibmas dan kenyamanan masyarakat Tanggamus,” tandas kapolres. (ayp)

News Reporter