Polisi Tetapkan Januari Sebagai Tersangka Duel Rantautijang

0
162
views
Januari (50), akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dari Duel Rantautijang, dan ditahan oleh Polsek Pugung, Tanggamus. (Foto: Dok. Polres Tanggamus)
Januari (50), akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dari Duel Rantautijang, dan ditahan oleh Polsek Pugung, Tanggamus. (Foto: Dok. Polres Tanggamus)

TRANSLAMPUNG.COM, TANGGAMUS – Unit Reserse Kriminal Polsek Pugung, Polres Tanggamus, akhirnya menetapkan Januari (55) sebagai tersangka penganiayaan, dalam perkelahian yang melibatkan 3 warga Pekon Rantautijang, Selasa‎ (28/11) lalu.

Saat itu, peristiwa perkelahian antara Nawawi (57), Kanedi (45) dan Januari (55) yang terjadi sekitar pukul 18.00 WIB, mengakibatkan ketiganya harus dilarikan menuju Rumah Sakit, karena mengalami luka akibat sabetan senjata tajam.

“Hasil gelar perkara kemarin, Senin, 4 Desember 2017, dan merujuk keterangan saksi-saksi, Januari memenuhi unsur penganiayaan berat terhadap Nawawi. Januari ditetapkan sebagai tersangka dan terhitung mulai hari ini, Januari di tahan di Polres Tanggamus,” terang Kapolsek Pugung, Ipda Mirga Nurjuanda, mewakili Kapolres Tanggamus, AKBP Alfis Suhaili, kepada translampung.com, Selasa (5/12).

Lanjut Mirga, dalam perkara penganiayaan tersebut, berkas penganiayaan disidik secara terpisah dan terhadap korban Kanedi akan disidik lebih lanjut menunggu hasil pemeriksaan dari sejumlah saksi yang ada.‎

“Walaupun satu rangkaian kejadian tetapi  karena waktu kejadian terpisah walaupun sehingga dibuatkan berkas terpisah,” tambahnya.‎

Berdasarkan dari hasil pemeriksaan tersangka, motifnya hanya ketersinggungan dengan korban Nawawi. Duel sengit menggunakan senjata tajam itu terjadi secara spontanitas. Sementara, terkait kondisi kesehatan ketiganya, dua korban, Nawawi dan Kanedi, serta tersangka, Januari, dikatakan, sudah berangsur membaik.‎

“Alhamdulillah, kondisi kedua korban semakin membaik, terhadap Nawawi sudah dilakukan pemeriksaan oleh penyidik. Tetapi, Kanedi belum dimintai keterangan karena kondisi fisik masih dalam penyembuhan luka-luka,” jelas Ipda Mirga.

“Sedangkan Januari, kondisinya cukup baik. Luka dibagian dadanya masih diperban dan dalam proses penyembuhan,” imbuh dia.‎

Untuk mempertanggung perbuatannya Januari dikenakan Pasal 354 ayat 1 KUHP, juncto Pasal 352 ayat 2 KUHP, dengan ancaman maksimal delapan tahun penjara. (cr1/ayp)‎