. . .

Polisi Kawal Distribusi Logistik Pemilu untuk 8 Pekon Seberang Laut

image_print
DEMI SUKSES PEMILU: Personel Polsek Pematangsawa yang bertugas PAM TPS, mengawal pendistribusian 60 kotak logistik Pilgub Lampung dan Pilbup Tanggamus untuk 30 TPS di 8 pekon yang berada di seberang laut wilayah Kecamatan Pamatangsawa. (Foto: DOK POLSEK PEMATANGSAWA)

TRANSLAMPUNG.COM, TANGGAMUS – Kabupaten Tanggamus adalah salah satu dari beberapa daerah di Provinsi Lampung yang memiliki wilayah laut. Kondisi geografis Bumi Begawi Jejama yang terpisah oleh lautan, membuat aparat penegak hukum bekerja ekstra mendistribusikan logistik Pemilihan Gubernur Lampung dan Pemilihan Bupati Tanggamus 2018.

Seperti yang dilakukan Kapolsek Pematangsawa Ipda. Lukman beserta personelnya, Minggu (24/6) pagi ini. Selain mengawal dan mengamankan distribusi logistik jalur darat, mereka juga harus mengamankan distribusi logistik pilkada via laut.

Lukman mengatakan, yang didistribusikan hari ini, berupa 30 kotak logistik Pilbup Tanggamus dan 30 kotak logistik Pilgub Lampung. Perpindahan logistik dari kendaraan mobil ke PPS menggunakan perahu via jalur laut.

“Pengawalan dilakukan 11 anggota Polri Pam TPS, 4 petugas Panwas, dan 3 petugas PPK Pematangsawa,” beber Lukman, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, S.I.K., M.Si.

Ada 30 TPS di 8 Pekon Seberang Laut
KAPOLSEK Pematangsawa Ipda. Lukman kembali menerangkan, logistik yang didistribusikan via laut hari ini untuk 30 tempat pemungutan suara (TPS) yang berada di 8 pekon.

“Yaitu meliputi Pekon Tampangtua dengan 3 TPS, Pekon Tampangmuda dengan 4 TPS, Pekon Martanda dengan 4 TPS, Pekon Kaurgading dengan 3 TPS, Pekon Tirom dengan 6 TPS, Pekon Wayasahan ada 2 TPS, Pekon Karangbrak ada 2 TPS, dan Pekon Telukbrak dengan 6 TPS,” papar Lukman.

Sebelum keberangkatan, kapolsek memberikan pengarahan pada para petugas pengawal pendistribusian logistik menggunakan perahu. Sebelum berangkat, juga telah dilakukan pemeriksaan sesuai standar operasional, yaitu wajib menggunakan pelampung (life jacket).

“Personil pengawalan dan seluruh kru KPU dan Panwaslu untuk wajib menggunakan pelampung untuk menjaga keselamatan diri selama di perairan,” tandas Lukman. (ayp)

error: Content is protected !!