. . .

Polisi Kaji Izin Aksi Massa #2019GantiPresiden

image_print

Berbagai Elemen Masyarakat Lakukan Penolakan

TRANSLAMPUNG, BANDARLAMPUNG – Terkait adanya penolakan deklarasi #2019GantiPresiden yang akan dilakukan pada Jumat (7/8), Polda Lampung masih melakukan kajian izin aksi tersebut.

Wakapolda Lampung Brigjen Angesta Romano Yoyol mengatakan, saat ini pihaknya masih mengkaji izin aksi massa tersebut. Pasalnya saat ini ada beberapa aliansi masyarakat yang menolak.

“Ya, untuk itu (aksi), kami masih ingin lihat dulu yang bertanggung jawab siapa dan masih banyak lagi dipertimbangkan,” ujarnya jenderal bintang satu ini kepada radarlampung.co.id (Group Trans Lampung), Selasa (28/8).

Menurut Yoyol sapaan-akrabnya, seluruh perizinan tersebut nanti akan dibahas kepada Kapolda Lampung Brigjen Purwadi Arianto. “Nanti ada bidang intelejen yang mengkajinya dan baru disampaikan ke Kapolda,” tandasnya.

Selain itu Puluhan pendemo yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Lampung Cinta Damai melakukan aksi dan menolak gerakan #2019GantiPresiden. Kegiatan yang akan dilaksanakan pada Jumat (7/9).

Ketua Aliansi Masyarakat Lampung Cinta Damai Rubiad mengatakan bahwa aksi tersebut memancing konflik agama pasalnya suasana politik di Indonesia sedang panas.

“Ya, karena memang saat ini diindikasikan Capres dan Cawapres akan melakukan berbagai cara untuk merebut kuris nomor satu di Indonesia,” ujarnya kepada radarlampung.co.id (Group Trans Lampung), Selasa (28/8).

Menurut Rubiad bahwa kedatangan penggerak Neno Warisman ke Lampung tersebut dapat menimbulkan keributan.

“Memang kita bisa lihat lah statemen dia (Neno Warisman) terkesan provokasi. Jadi enggak perlu ada acara itu,” tegasnya. (rlo/ang/tnn)

Foto Dok. Radarlampung.co.id (Group Trans Lampung)