Polda Kumpulkan Bukti Kasus Djoko

0
745
views

TRANSLAMPUNG.COM –  Proses penyidikan kasus setoran fee proyek Rp14 miliar dengan terlapor Djoko Prihartanto ditangani Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung.

Kasubdit III Tindak Pidana Korupsi Ditreskrimsus Polda Lampung AKBP Yoni  Riza Kova  mengatakan, sudah ada delapan saksi baik rekanan maupun pelapor yang  sudah diperiksa penyidik.

Sampai saat ini penyidik belum menetapkan tersangka terkait penyidikan kasus laporan Frans Tandana yang melaporkan Djoko tersebut. Pasalnya, sambung dia pihaknya masih mencari dan mengumpulkan bukti-bukti.

“Tersangka belum ada. Sampai saat ini kami masih mencari dan mengumpulkan  bukti–bukti. Sebab penyidikan kasus pidana korupsi  beda dengan pidana biasa.  Butuh waktu dan proses yang tidak cepat,” kata Yoni seperti dilansir dari radarlampung.co.id (grup translampung.com).

Sementara, pihaknya belum melakukan pemeriksaan terhadap Djoko. Alasannya, pemeriksaan Djoko masih menunggu kelarnya pemeriksaan saksi-saksi.

”Setelah semua saksi diperiksa, baru kita periksa terlapor. Itu sesuai prosedur,” ujarnya.
Untuk perkara mantan Kabiro Perekonomian Pemprov Lampung Farizal Badri Zaini, kata Yoni, saat ini berkas perkara masih diteliti oleh jaksa penuntut umum.

”Berkasnya sudah kita serahkan, petunjuk jaksa juga sudah kita penuhi dan mudah-mudahan segera lengkap dan P21,” singkatnya.

Kasus setoran proyek Rp14 miliar yang bergulir sejak Agustus 2016. Telah menetapkan Farizal sebagai tersangka. Bermula adanya laporan Djoko ke Polda terkait  dugaan penipuan uang setoran proyek Rp14 miliar yang merupakan uang setoran para rekanan.

Dalam laporannya, Djoko mengaku diperintah Farizal mencari rekanan guna menggarap proyek. Djoko mendapatkan 11 calon rekanan dan menyetorkan uang kepada Farizal.

Belakangan, tidak ada pekerjaan yang dijanjikan. Sejumlah rekanan  mengejar Djoko untuk meminta pengembalian uang. Djoko akhirnya melaporkan Farizal ke polisi dan ditetapkan tersangka.

Salah satu reknanan, Frans Tanada  lalu melaporkan Djoko. Meskipun belum  tersangka, perkara dengan terlapor Djoko sudah masuk tahap penyidikan dan penyidik  telah menemukan  bukti  aliran dana  sebesar Rp270 juta dari rekanan ke tangan Djoko. (nca/c1/gus)