. . .

PMI Metro Terus Dorong Pencapaian Donor Darah

image_print
TRANSLAMPUNG.COM, METRO – Palang Merah Indonesia (PMI) Metro terus mendorong pencapaian donor darah untuk mengimbangi jumlah kantung darah yang dibutuhkan di Kota Metro. Berbagai cara dilakukan untuk meningkatkan pencapaian donor darah ini, meskipun belum tercukupi 100% namun PMI Metro mengapresiasi pendonor darah yang sudah rutin mendonorkan darahnya
Hal tersebut diungkapkan dr. Ade Kurniawan selaku Pengurus PMI Metro, dalam Gebyar PMI, Rabu (19/8/2018) memberikan apresiasi kepada bapak ibu pahlawan PMI dan Relawan PMI yang dengan penuh semangat tanpa pamrih memberikan sumbangsihnya bagi kelangsungan hidup manusia, bagi kesehatan Kota Metro  terutama dalam pelayanan darah yang mudah didapat/dijangkau oleh masyarakat.
Ade Kurniawan mengatakan bahwa kebutuhan akan darah di Kota Metro setiap tahunnya terus meningkat, hal tersebut merupakan tantangan Unit Donor Darah (UDD) PMI untuk terus melakukan inovasi dan aksi dalam upaya pemenuhan kebutuhan tersebut.
“Walaupun belum 100% tetapi kami mampu mengimbangi peningkatan kebutuhan tersebut, hal ini bukan karena kerja kami namun ini adalah karena bapak ibu semua para pahlawan dan relawan donor darah sukarela,” ujarnya.
Achmad Pairin selaku Walikota Metro dalam acara HUT PMI ke-73 berlangsung di Gedung Wisma Haji Kota Metro yang mengusung tema, Bersama Kita Membantu Sesama Dalam Semangat Kepahlawanan mengapresiasi langkah PMI Metro.
Dia, sekaligus Ketua PMI Kota Metro, menyambut baik dan mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan Gebyar Donor Darah dan juga sekaligus memperingati HUT PMI Kota Metro ke-73 yang jatuh pada tanggal 17 September. Kegiatan yang berlangsung ini sejalan dengan Misi Kota Metro Tahun 2016-2021 yaitu “Meningkatkan Kualitas Sumberdaya Manusia Melalui Sektor Pendidikan dan Kesehatan”.
Pairin menjelaskan, cakupan darah di Kota Metro dalam satu tahun mencapai 14.000 kantong darah, yang selanjutnya dari jumlah tersebut ada diantaranya yang tidak diperbolehkan untuk diberikan kepada orang lain.
“Untuk memberikan transfusi darah ini tidak gegabah dan tidak sembarangan, harus melalui pemeriksaan, darah yang tidak diperbolehkan untuk diberikan kepada orang lain antara lain didalam darah mengandung penyakit hepatitis, penyakit sifilis, dan penyakit HIV,” jelas Ketua PMI Kota Metro tersebut.
Lanjutnya, Pairin berharap UDD PMI dapat memberikan hasil dan pelayanan yang lebih baik, agar apa yang dipercayakan oleh Pemerintah dan Masyarakat indonesia kepada PMI dalam bidang Transfusi Darah dapat terwujud sebagaimana mestinya.
Dari pantauan di acara, dilakukan juga penandatanganan MoU VCT Dinkes dan RSU A Yani, PMI Kota Metro yang disaksikan langsung oleh Walikota Metro. Dan kemudian berlanjut dengan Penyerahan Piagam Penghargaan sebagai Pelopor Donor Darah, serta pemotongan tumpeng oleh Walikota Metro dan Ketua PMI Provinsi Lampung. (suf)