PLPG 2015 Luluskan 288 Guru Tanggamus

0
466
views

GISTING – Sebanyak 288 guru di Kabupaten Tanggamus resmi dinyatakan profesional dan berkompeten. Hal itu ditandai dengan lulusnya mereka dalam Pendidikan dan Latihan Profesional ‎Guru (PLPG) 2015.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tanggamus Anas Ansori menjelaskan, ratusan guru itu berasal dari jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA dan Pengawas. Lalu secara simbolis, penyerahan Sertifikat Guru Profesional langsung dilakukan Bupati Tanggamus Hi. Bambang Kurniawan didampingi Ketua TP PKK Hj. Dewi Handajani di Aula Serumpun Padi, Kecamatan Gisting, kemarin (7/5).

Dalam sambutannya, Bambang Kurniawan mewakili pemkab setempat, mengucapkan selamat kepada seluruh  guru yang akhirnya dinyatakan lulus PLPG 2015.‎ Setelah melewati proses yang panjang, akhirnya mampu memperoleh sertifikat. Artinya, sertifikat itu juga sebagai syarat untuk mendapatkan tunjangan profesi guru.

“Kembangkan kompetensi diri, tumbuhkan komitmen dan jiwa profesionalisme. Sehingga tujuan pendidikan dapat terserap dan dipahami oleh para siswa,” ujar bupati.

Selanjutnya Bambang berharap, dengan diterimanya sertifikasi guru profesional ini dapat menjadi motivasi bagi para pendidik agar lebih giat meningkatkan proses belajar mengajar. Selain itu, harus meningkatkan kemampuan dirinya untuk lebih berkompeten lagi.‎

Pada bagian lain, Disdikbud Tanggamus menyatakan, pembayaran sertifikasi guru paling lambat akhir April 2016 dicairkan ke rekening masing-masing guru penerima.
Menurut Kasubag Program dan Monev Sunaji, di tahun 2016 ini ada penambahan penerima sertifikasi sebanyak 288 guru yang sudah lulus pendidikan latihan profesi guru (PLPG). Dengan adanya penambahan tersebut, jumlah total penerima sertifikasi untuk tahun 2016 sebanyak 3.056 guru.

“Syarat untuk mendapatkan tunjangan profesi (sertifikasi) guru harus mengantongi Surat Keputusan Tunjangan Profesi (SKTP) dari Dirjend Guru Kemendikbud RI. Sebanyak 288 guru yang merupakan tambahan penerima SK nya sudah dibagikan oleh Bapak Bupati,” beber Sunaji.

Dari jumlah total 3.056 guru tersebut, lanjut dirinya, tidak semuanya akan mendapatkan tunjangan profesi di triwulan I ini. Sebab masih ada guru yang SKTP nya masih dalam proses. Sehingga untuk triwulan I ini, yang dibayarkan baru 2.629 guru.
“Dari 3.056 guru, masih ada 427 guru lagi yang belum mengantongi SKTP, tapi mereka ini sudah lulus PLPG. Dasar kami untuk membayarkan adalah SKTP itu. Tapi guru-guru yang belum mendapatkan tunjangan sertifikasi triwulan I, tidak perlu khawatir. Sebab seandainya SKTP nya keluar bulan Mei, maka akan dirapel di triwulan II,” terang Sunaji.
Saat ini Disdikbud Tanggamus, tambah Sunaji, masih menunggu kelengkapan berkas dari guru yang akan diajukan ke Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD). Kemungkinan dalam waktu dekat ini ada guru yang baru keluar SKTP-nya.

“Jadi kita tunggu sampai 20 April. Baru kita ajukan ke PPKAD. Jadi bagi yang menyusul SKTP nya akan dibayarkan pada triwulan berikutnya,” jelasnya.
Dalam satu tahun total dana sertifikasi sebesar Rp160.915.729.000, sehingga untuk setiap satu triwulannya sebesar Rp40.228.932.250. Besaran dana sertifikasi yang diterima guru sendiri setara satu bulan gaji pokok.

“Pencairannya langsung ke rekening masing-masing guru, ada dua bank yang ditunjuk. Untuk guru SMA dan SMK di Bank Lampung. Sementara untuk guru TK, SD, dan SMP di Bank BRI,” pungkas Sunaji.‎ (ayp)

 

 

LEAVE A REPLY