PLN Membantah Jika Tak Menjalankan Kesepakatan

0
374
views

BANDARLAMPUNG-Terkait izin yang sudah diberikan oleh  Sugar Group Company (SGC), PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) membantah tak menjalani kesepakatan tersebut karena ada yang tidak bisa disinkronkan dalam kesepakatan tersebut terkait penggunaan lahan.

General Manager PLN Lampung Irwansyah mengatakan, permasalahan terkait pembebasan lahan tersebut, memang PLN yang merencanakan site plannya, tetapi dalam site plan tersebut memang mengalami perubahan. Dimana awalnya jalur transmisi pembangunan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) tersebut, PLN menginginkan untuk melintasi jalur tengah lahan perkebunan namun SGC menolak jika melewati jalur tengah dengan alasan keselamatan pekerja, karena akan ada pesawat penyiram pupuk yang akan melintasi jalur yang akan digunakan jalur SUTET tersebut.

Irwansyah menambahkan, ada solusi lain dengan menghindari perkebunan yakni jalur memutar melewati pinggir perkebunan, namun lagi-lagi PLN harus melewati lahan milik Astra Ksetra yang merupakan bagian dari landasan terbang milik TNI Angkatan Udara tersebut.

“Kami saat ini masih terus berdiskusi dengan SGC, untuk pembangunan Menara Transmisi ini,” kata dia, dalam pertemuan PLN dan SGC di Kantor Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Lampung, Jumat (18/3) sore.

Sedangkan, Satu alternatif lain yang bisa terlaksana namun tidak mungkin untuk dilakukan adalah pembangunan melalui jalur bawah tanah, namun Jalur UnderGround ini menelan biaya yang cukup mahal dan tidak mungkin untuk dilakukan.

“Ada alternatif lain yakni melalui Jalur underground, tetapi menggunakan jalur ini akan menelan biaya cukup mahal dan tidak mungkin dilakukan,” kata dia.(isw)

LEAVE A REPLY