PKL PKOR Masih Berdagang di Pinggir Jalan

0
617
views

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG-Pedagang kaki lima (PKL) diseputaran Pusat Kegiatan Olahraga (PKOR) Way Halim, Bandarlampung masih berdagang diluar pagar pembatas dengan penempatan yang tidak beraturan. Padahal lahan relokasi pedagang eks PKOR Way Halim yang berada dekat jajaran pedagang batu akik tersebut telah dibersihkan dan siap untuk ditempati para pedagang.

Pengelola lahan relokasi Yansori mengatakan hingga saat ini baru terdapat lima pedagang yang telah masuk ke lahannya.

“Baru ada sekitar lima pedagang yang masuk didalam, kalau maunya saya yah sekarang, karena memang sudah siap untuk ditempati,” kata Yansori ditemui dilokasi senin (20/2).

Ia juga mendesak satuan polisi pamong praja (sat Pol PP) baik kota maupun provinsi segera menertibkan pedagang yang masih berada diluar lahan relokasi.

“yang jelas pedagang diluar belum ditertibkan, kalau sudah diusuir dari luar baru pedagang masuk. Intinya kami sudah siap dan menunggu pedagang ditertibkan,” ungkapnya.

Mengenai biaya sewa menurut Yansori, masih digratiskan hingga waktu yang tidak ditentukan. “belum ada sewa masih gratis untuk pedagang saja dulu,” tutupnya.

Pantauan dilokasi tersebut sudah terpasang awning, dan paving block untuk tempat baru para pedagang eks pkor way halim. Sementara itu, Kepala Biro Perlengkapan Pemprov Lampung, Fauziah melalui Kabag Pemanfaatan Barang Milik Daerah, Saprul Al Hadi membenarkan telah rampungnya lahan untuk para pedagang. Menurutnya mengenai kesiapan lahan untuk ditempati tergantung dari pengelola dan pemilik lahan.

“land clearing sudah selesai, fasilitas lagi disiapkan. Kami kan hanya menyiapkan saja, land clearing. provinsi gak ikut mengelola,” jelasnya singkat.

Disisi lain, Asisten Bidang Administrasi Umum Hamartoni Ahadis mengatakan Pemprov Lampung terus menggodok rencana revitalisasi PKOR Way Halim melalui Bappeda Lampung dan ditargetkan selesai tahun ini.

“Masih terus kami proses. Target masterplan tahun ini selesai. kalau saya tidak salah sedang tahap finishing. Yang jelas pembuatan masterplan itu selesai 2017 ini,” kata dia kemarin.

Mantan Sekretaris Kabupaten Lampung Utara tersebut juga berharap ada anggaran yang masuk dari APBN dalam revitalisasi PKOR Way Halim tersebut. Saat ini, kata Hamartoni, Pemprov Lampung telah menyelesaikan proses land clearing untuk relokasi pedagang yang memang ditargetkan selesai dalam waktu satu bulan.

“Jadi nanti akan ada penambahan beberapa bangunan dan fasilitas olahraga. Seperti, fasilitas jogging track, lapangan voli dan lainnya. Makanya kami menunggu masterplannya dulu selesai disusun. Kalau untuk bangunan-bangunan yang sudah ada, itu tidak berubah. Tetapi nanti kan ada zona-zonanya, misalnya untuk olahraga tertentu, seperti jogging track, dan lain sebagainya,” pungkasnya.(jef)