Pjs Gubernur: Infrastruktur Pariwisata di Pesawaran Perlu Perhatian Serius

TRANSLAMPUNG.COM, PESAWARAN – Menjelang berakhirnya masa jabatan sebagai Pejabat Sementara (Pjs.) Gubernur Lampung, Didik Suprayitno ternyata memiliki suatu hal yang menjadi keprihatinannya.

Kondisi infrastruktur jalan yang kurang memadai untuk mencapai pantai di kawasan Lempasing Kecamatan Telukpandan, Kabupaten Pesawaran menjadi sorotan Didik pada detik-detik masa jabatannya.

Ia melihat sendiri, wisata pantai itu menjadi idola pengunjung saat Lebaran maupun hari-hari libur lainnya.

Namun sayang, butuh waktu berjam-jam karena kerap macet. Padahal, jaraknya hanya sekitar 21 Kilometer dari Kota Bandarlampung dengan waktu tempuh normal 44 menit.

Karenanya Didik berharap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Lampung tahun depan bisa memprogramkan pelebaran jalan di wilayah tersebut.

”Walaupun saya tahu anggaran Pemprov Lampung terbatas,” kata dia di lansir dari laman rilislampung.id, Rabu (20/6).

Didik berjanji membantu membicarakan masalah ini ke pemerintah pusat agar pelebaran jalan itu diutamakan. Karena menurutnya hal itu bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat serta memajukan wisata Lampung dalam rangka menunjang pendapatan asli daerah (PAD).

Menurutnya, masyarakat dari Pulau Jawa maupun pulau Sumatera sangat senang berkunjung ke Lampung untuk melihat keindahan ekosistem lautnya.

”Dari Bakauheni jalan tol sudah ada. Tinggal transportasi penunjang. Insyaallah Provinsi Lampung akan ramai dikunjungi masyarakat luar untuk berwisata,” ungkap dia.

Dari Baturaja, Sumatera Selatan ke Bandarlampung juga ada tiket kereta api (KA) yang cukup terjangkau, yakni hanya 75 ribu Rupiah per orang.

Sehingga harapan Didik, jika jalan sudah dilebarkan, dia yakin Lampung akan lebih maju dari provinsi lainnya. Terpisah, Camat Telukpandan, Yuliardi, sangat mendukung jika wilayahnya akan dibangun pelebaran jalan.

”Ini solusi bagus. Harus dibangun karena tiap tahun kalau ada libur panjang maupun Lebaran selalu macet berkilo-kilometer,” paparnya dikutip dari rilislampung.id.

Dia yakin masyarakatnya akan mendukung. Termasuk merelakan lahannya dipergunakan untuk jalan. Tentunya dengan mekanisme ganti rugi yang sesuai, tutup. Camat Teluk Pandan itu. (Asmuni)

News Reporter