Pilkada Momentum Bagi Kemenangan Tubaba

0
123
views

TRANSLAMPUNG.COM, PANARAGAN-Calon Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba) Umar Ahmad menggunakan hak suaranya di TPS 03 Tiyuh Karta Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tubaba. Tepat pukul 08.40 WIB, ia hadir di TPS 03 bersama istri, Kornelia Umar beserta saudara dan keluarganya.

Sesampainya di TPS, Umar Ahmad menyalami para warga dan saksi yang sudah menanti kehadiran calon tunggal tersebut. Setelah itu, Umar ditemani istri langsung melakukan pencoblosan mengikuti prosedur yang ada hingga pencelupan tinta.

“Tanggal 15 Februari 2017 merupakan momentum yang sangat baik bagi masyarakat Kabupaten Tulang Bawang Barat karena pada momentum ini akan ditunjukkan kekompakan dan kemenangan Kabupaten Tulang Bawang Barat,” ujar Umar.

Lanjut dia, Pilkada 2017 merupakan momen yang ditunggu oleh masyarakat Kabupaten Tulangbawang Barat, sehingga partisipasi masyarakat diprediksi akan tinggi. Oleh karenan itu, dirinya sangat optimis akan kemenangannya dalam Pilkada 2017 di kabupaten Tubaba.

“Pilkada ini merupakan moment yang ditunggu oleh masyarakat. oleh karennya, Pilih gambar ada bupatinya, pilih kotak kosong kan tidak ada paslonnya, dan saya sangat yakin masyarakat Tulangbawang Barat telah menentukan pilihan itu dari jauh hari,” kata dia.

Sementara itu, menurut Calon Wakil Bupati Fauzi Hasan melakukan pencoblosan di TPS 05, Tiyuh Panaragan Kecamatan Tulang Bawang Tengah, dan Ketua Koalisi Tubaba Bersatu Busroni SH, melakukan pencoblosan di TPS 02 Tiyuh Kartaraharja Kecamatan Tulangbawang Udik.

“Rencananya saya dan keluarga menggunakan hak suara kami tadi pagi pukul 09:00 Wib, namun ada penundaan beberapa jam lamanya dari pihak KPPS setempat. Sebab kami tidak terdaptar dalam Daptar Pemilihan Tetap (DPT),” kata dia.

Sementara itu, Dijelaskan oleh Ketua Panwaslu Tubaba Midian mengatakan, penundaan yang dilakukan terhadap Calon Wakil Bupati tersebut bedasarkan aturan yang berlaku. Pasalnya warga masyarakat yang belum dan mendapatkan undangan pemilihan secara resmi itu dapat di lakukan satu jam setelah dan sebelum berakhirnya pemilihan.

“Selain calon tersebut tidak terdaptar dalam DPT, dia juga tidak mendapatkan undangan resmi. Hanya menggunakan e- KTP. Sementara dalam ketentuan Panwaslu, jika warga tidak mendapatkan undangan dan memilih menggunakan e-KTP mereka dapat melakukannya setelah satu jam akan berakhirnya pemilihan, yakni pukul 12:00 Wib.(dir)