. . .

Pihak BPN Pesawaran Tegaskan Bersih dari Praktek Pungli

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, PESAWARAN – Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) wilayah Pesawaran menegaskan akan menindak tegas jika ada oknum BPN Pesawaran yang melakukan peraktek pungutan liar (Pungli) dalam menjalankan tugasnya selaku pelayanan masyarakat khususnya di Kabupaten Bumi Andan Jejama.

Hal ini di katakan oleh Kepala BPN Pesawaran Nurus solihin di wakili oleh Alandes selaku Kasi Hubungan Hukum BPN Pesawaran terkait adanya operasi tangan tangan (OTT) oleh Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Polda Lampung atas dugaan pungli yang melibatkan seorang oknum pejabat di Kantor Wilayah BPN Provinsi Lampung, Selasa 4 September 2018 lalu.

“Saya akan menindak tegas jika ada oknum yang melakukan hal tersebut karna di BPN Pesawaran tidak pernah melanggar hukum jika melakukan pungli maka akan dilakukan pemecatan ,”tegas Alandes saat di konfirmasi di kantor BPN, Rabu (5/9/18).

Menurut Alandes yang juga di dampingi oleh Kasubag Tata Usahan BPN Pesawaran Eti Rumdiayani menjelaskan bahwa pihaknya melakukan pekerjaan di BPN sesuai dengan aturan Kementrian Agraria RI untuk melaksanakan pelayanan maksimal khususnya bagi masyarakat yang ada di Bumi Andan Jejama .

“Kita terapkan senyum, sapa kepada siapa saja yang akan mengurus masalah surat menyurat di kantor BPN Pesawaran ini karna ini merupakan budaya yang kita terapkan selaku pelayanan masyarakat,”ucapnya.

Selain itu juga lanjut Alandes pihaknya saat ini  telah melaksanakan program -program pemerintah melalui Kementerian ATR/BPN yakni program Pendataan Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2018. Dimana PTSL adalah proses pendaftaran tanah untuk pertama kali, yang dilakukan secara serentak dan meliputi semua obyek pendaftaran tanah yang belum didaftarkan di dalam suatu wilayah desa atau kelurahan

“Nah melalui program ini, pemerintah memberikan jaminan kepastian hukum atau hak atas tanah yang dimiliki masyarakat,”jelasnya.

Dirinya menjelaskan bahwa metode PTSL ini merupakan inovasi pemerintah melalui Kementerian ATR/BPN untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sandang, pangan, dan papan.

“Program ini dituangkan dalam Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional No. 12 Tahun 2017 tentang Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap dan Instruksi Presiden No. 2 Tahun 2018 tentang Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap di Seluruh Wilayah Republik Indonesia,”kata Alandes.

Berdasarkan informasi yang di himpun translampung.com, Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Polda Lampung kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) atas dugaan Pungli melibatkan seorang oknum pejabat di Kantor Wilayah BPN Provinsi Lampung, Selasa 4 September 2018.

Diketahui Oknum pejabat di Kantor Wilayah BPN adalah pejabat pengukur Tanah Kanwil BPN Lampung Berinisal E. Yang mana diamankan beserta barang bukti uang sebesar Rp 50 juta untuk penggunaan sertifikat tanah. (ydn)