Pertanyakan Akreditasi Prodi Psikologi

Mahasiswa UIN Raden Intan Gelar Aksi Damai

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan tuntut akreditasi Jurusan Psikologi yang sejak 2014 sampai saat ini belum terakreditasi. Hal itu yang melatarbelakangi hampir seluruh Mahasiswa jurusan Psikologi UIN melakukan aksi damai di depan gedung rektorat, Senin (12/3).

Mahasiswa yang menuntut kejelasan akreditasi tersebut khawatir saat lulus nanti ijazahnya tidak bisa digunakan untuk melamar pekerjaan.

“Sejak tahun 2014 prodi kami belum ada kejelasan akreditasi nya kami khawatir, padahal mahasiswa nya ada yang sudah semester delapan nah kalau mahasiswa sudah diwisuda artinya mereka mendapatkan ijazah Palsu,” kata Ketua Lapangan  Mansur Effendi.

Menurutnya, pihak Rektorat berjanji mendapatkan akreditasi tersebut pada Juli mendatang.

“Menurut rektorat tadi ada perjanjian diatas materai, mereka berjanjian akreditasi untuk psikologi akan ada saat Juli nanti karena menunggu keputusan dari BANPT,” kata mahasiswa semester delapan itu.

Disisi lain Wakil rektor satu yang ditemui sesaat setelah menanggapi aksi para mahasiswa tersebut mengatakan bahwa salaman ini pihak prodi sudah mengajukan ke BANPT tetapi untuk waktunya tidak bisa dipastikan.

“Akrditasi akan didapatkan jika persyaratan dan administrasi yang diminta oleh BANPT telah lengkap semua, tapi kita tidak bisa menjanjikan waktu tepatnya karena itu bukan kewenangan kita, BANPT sendiri yang memutuskan,” tuturnya.

Syamsir mengatakan, beberapa kendala yang menghambat berasal dari beberapa prosedur seperti perekrutan dosen.

“Sekarang ini perlu diketahui prodi baru, jadi masih berproses. Selama ini kita agak tersendat perekrutan Dosen, baik itu pegawai negeri dan itu tidak bisa cepat. Tapi alhamdulilah tahun ini sudah terpenuhi tiga orang. Dengan jumlah kaprodi satu, tiga dosen PNS, dan empat dosen non-PNS, ini lah yang menjadi syarat diakui untuk akreditasi nya. Pada akreditasinya minimal C,“ tandasnya. (r4/hkw)

News Reporter