Pertamina Lakukan Penelusuran

0
123
views
CEK: Petugas dari Pertamina saat mengecek berat pada Gas 3 kg disalah satu pangkalan

TRANSLAMPUNG.COM, TANJUNG SENENG- Pihak pertamina melalui bagian pengecekan lapangan menelusuri adanya laporan gas elpigi 3 kg yang berkurang hingga 1 kg, yang diedarkan oknum tidak bertanggungjawab di daerah kelurahan Waykandis, kecamatan Tanjungseneng.

Bagian pengecekan (Ceker) Pertamina Antoni saat menulusuri agen gas yang berada di Jln. Turi Raya, kelurahan Pematang Wangi, Tanjungseneng yakni Toko Tinambunan, yang pernah memasok gas ke warung Hendy yang berada di Jln. M. Yunus Ujung kelurahan Waykandis, Tanjungseneg, saat diambil 4 sample dari puluhan gas yang ada di toko Tinambunan tersebut ternyata memang benar gas yang ada di toko tersebut berkurang hingga 1 kg.

“Kita cek memang kurang1 kg dari sample yang kita timbang, tapi masih kita telusuri lagi dari agen man lagi pak Tinambunan ini dapat gasnya,” kata dia, Selas (13/6).

Setelah beberapa menit meminta keterangan dari pemilik toko Tinambunan, Antoni ceker pertamina menelusuri agen yang berada di jalan Ratu Dibalau, Tanjungseneng yang disebutkan oleh Tinambunan dimana ia mendapat pasokan dari agen yang berada di jln. Ratu Dibalau.

Setelah ditelusuri agen yang berada di Ratu Dibalau yakni Agen Ferdy setelah diambil 4 sample gas untuk ditimbang ternyata beratnya sesuai yakni 8 kg. Namun disisi atas label penutup gas berbeda dari gas yang ada di toko Tinambunan.

Menurut Antoni, kalau label yang berada di agen Ferdy itu bertuliskan AIG sedangkan di toko Tinambunam berlebel GC.

“Kalau agen ferdy ini resmi dari pertamina, karena ada bannernya juga diatas warungnya, tapi kalau toko Tinambunan itu ngambilnya darimana itu gak jelas, labelnyanya aja beda, ini saya timbang pas beratnya,” ujarnya.

Dikatakannya, pihaknya tidak bisa memberikan peringatan ataupun tindakan kepada toko Tinambunan dikarenakan toko tinambunan bukan ngambil dari agen resmi pertamina.

“Tindaklanjutnya ini kita kroscek dia gak ambil dari pangkalan resmi ini, setelah kita kroscek lebelnya beda. Dia (toko Tinambunan) gak jelas ambilnya dari mana, kalau kita cek bener toko Tinambunan ambil dari pangkalan sini akan kita beri peringatan,” ucapnya.

Saat dikonfirmasi pemilik agen Ferdy menyatakan selama ini pihaknya tidak pernah mengantarkan gas ke toko Tinambunan, pihaknya menjual gas tidak dengan menyuplai ke toko lainnya namun dijual dengan eceran dan diambil langsung ke warungnya.

“Kami tidak pernah kirim ke Tinambunan, sebab kami tidak oper lagi, ini kami jual hanya disini siapa yang mau beli ya ke sini, mau ambil satuan boleh banyak juga boleh, tapi gak dianter, ambil sendiri,” terang Rini ibunda dari Ferdy.

Sementara kembali di konfirmasi Tinambunan mengatakan bahwa bukan di agen tersebut namun diagen Ferry dan yang biasa anter pakai kendaraan pick up setiap senin dan Jum”at adalah Udin.

“Salah bukan itu, agen ferry yang sering anter namanya Udin, hubungi saja Udinnya, kan sudah saya kasih nomor Udinnya ke orang pertamina tadi, salah itu bukan agen itu,” kilahnya. (jef)