Perguruan Tinggi Swasta Sepakat,  Dukung Gubernur Ridho Kembali Pimpin Lampung

0
475
views
Gubernur Lampung, M. Ridho Ficardo memberikan sambutan dalam acara pelantikan pengurus APTISI Wilayah II Bandarlampung.

TRANSLAMPUNG.COM, BANDAR LAMPUNG–Ketua Pengurus Pusat Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi), M. Budi Djatmiko, menilai Gubernur Muhammad Ridho Ficardo layak kembali memimpin Lampung lima tahun ke depan. Menurut Budi Djatmiko, Gubernur Ridho punya kepedulian tinggi atas perkembangan PTS di Lampung.

“Banyak daerah saya kunjungi, namun Gubernur Lampung punya perhatian besar dalam memajukan PTS di Lampung. Biasanya, daerah yang saya kunjungi kalau gubernurnya hadir, ternyata terpilih kembali. Oleh sebab itu mari kita dukung Gubernur Ridho untuk kedua kalinya,” kata Budi Djatmiko di Bandar Lampung, Rabu (12/7/2017).

Pernyataan itu disampaikan Budi terkait kehadirannya di Lampung saat melantik pengurus Aptisi Wilayah II B Lampung periode 2017-2021 yang diketuai Firmansyah Yunialfi Alfian, di Hotel Emersia, Selasa (11/7/2017). Pada kesempatan itu, Budi sebanyak tiga kali mengatakan mendukung Ridho di periode berikutnya.

Menurut Budi Djatmiko, perkembangan PTS di suatu daerah ikut dipengaruhi kebijakan pemerintah daerah. Budi yakin, sebagai Alumnus Lemhanas, Ridho memiliki strategi dalam meningkatkan mutu PTS di Lampung.

Saat menghadiri pelantikan itu, Gubernur Ridho Ficardo mendorong PTS di Lampung mampu bersaing. “Saya berharap program Aptisi dapat bersinergi dengan Pemeritah Provinsi Lampung sehingga dapat melahirkan sumber daya manusia berkualitas, unggul, dan berdaya saing. Aptisi dapat membawa perkembangan PTS ke arah lebih baik dan melahirkan sarjana berkualitas,” kata Gubernur.

Perbaikan mutu PTS, menurut Firmasnyah, tidak terlepas dari perhatian pemerintah daerah untuk membantu memfasilitasi peningkatan sarana dan sumber daya manusia. Untuk itu, APTISI Wilayah II-B Lampung berupaya menjembatani sinergi antara Pemda dan PTS untuk membentuk generasi Lampung yang berkualitas.

Dengan bantuan pemerintah, kata Firmansyah, PTS Lampung dapat meningkatkan kualitas layanan yang berdampak pada output lulusan bermutu. Tanpa kualitas, lulusan yang dihasilkan tidak akan berguna bagi masyarakat, dan eksistensi perguruan tinggi yang bersangkutan juga dapat terancam.

“Kami berharap Pemda turut meningkatkan kualitas SDM melalui pengalokasian dana beasiswa bagi calon mahasiswa yang tidak mampu, dan beasiswa bagi dosen berprestasi. Selain itu, pemda juga dapat membantu PTS dalam melakukan pengembangan penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” kata Firmansyah.

Pentingnya, peran pemda mengingat dari 79 Perguruan Tinggi Swasta (PTS di Lampung, hanya 5% terakreditasi A. Sisanya 35% terakreditasi B, dan 65% terakreditasi C. “Mayoritas PTS masih terakreditasi C, ini yang menjadi tugas APTISI untuk memotivasi PTS lain agar meningkatkan mutu ke depannya,” kata Firmansyah. (adv)