Penyaluran Pupuk Terlambat, Petani Khawatir gagal Panen

0
356
views

TRANSLAMPUNG.COM, PENENGAHAN-Sejumlah petani di Desa Pesuruhan, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan mengaku kesulitan untuk mendapatkan pupuk bersubsidi.

Pasalnya sejak awal tahun ini, pupuk tersebut sulit didapatkan disetiap toko pengecer. Hal ini sangat berdampak pada tanaman padi yang memasuki masa pemupukan.

Suardi Biung (50), salah satu petani mengaku sejak pupuk subsidi ini sulit didapat, tanaman padi miliknya yang berumur 35 hari belum dipupuk. Semestinya ditanaman itu sudah selesai dipupuk.

“Ini sudah terlambat dilakukan pemupukan, sebab diumur 35 hari tanaman padi ini harus segera dipupuk. Berhubung pupuknya baru didapet sekarang, ya mau gimana lagi dari pada tidak dipupuk,” ujar dia, saat ditemui sedang menebar pupuk ditengah sawah miliknya, Minggu (19/2).

Sementara itu, Buana (37) pemilik kios pengecer pupuk dibilangan pasar di Desa Pasuruan membenarkan jika saat ini pupuk bersubsidi sulit didapat. Sebab, pupuk bersubsi itu sudah menggunakan sistem billing secara online dalam penubusan pupuknya.

“Kami sudah melakukan penebusan ke pihak Bank daerah, namun barangnya belum juga datang. Ya, kami tidak bisa berbuat apa-apa,” ujar dia.

Yang di khawatirkan, ditambahkan dia jika terjadi keterlabatan pengirimiman akan berdampak pada para petani itu sendiri, karena tanaman padi mereka tidak akan berbuah secara maksimal.

“Kalau telat pemupukan, para teni akan mengalami kerugian. Oleh karena itu, pola pengiriman pupuk ini hendak lebih awal agar petani tidak mengalami kerugian,” kata dia.(jhn)