. . .

Pentingnya Sanitasi untuk Syarat Pembangunan Perkotaan

image_print

Walikota Herman HN membuka kegiatan Youth Sanitasion Camp Oleh WALHI Lampung, SNV Netherland dan Yayasan Konservasi Way Seputih di Lembah Hijau.

 

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG  – Pertumbuhan perkotaan di Indonesia rata-rata 4,4 persen per tahun (World Bank, 2016), kegagalan untuk berinvestasi dalam sanitasi akan menjadi hambatan bagi hampir semua pembangunan. Sebab, sanitasi aman di perkotaan, sebagai prasyarat bagi pembangunan kesehatan dan ekonomi di kota-kota.

Hal tersebut diungkapkan Ilffah Rachmi selaku ketua pelaksana kegiatan ‘youth sanitation camp’ sekaligus diskusi SNV Netherlands Development Organisation di perkemahan Lembah Hijau Bandarlampung, Jumat (12/10).

Sementara, Walikota Bandarlampung, Herman HN mengaku sangat mendukung sanitasi tersebut, dirinya sudah beberapa kali memerintahkan untuk menjaga kebersihan di kota Bandarlampung.

Iya, kalau Pemkot Bandarlampung sudah sering melakukan himbauan maupun penyuluhan mengenai sanitasi, namun kembali lagi kepada kesadaran warganya sendiri, karena sanitasi merupakan salah satu bentuk kebersihan dari lingkungan,” ungkap Herman HN yang membuka diskusi tersebut.

Selain sanitasi, tidak kalah pentingnya juga untuk penghijauan. Maka dari itu, Herman HN mengajak semua perusahaan di Bandarlampung untuk ikut serta dalam kepedulian sanitasi dan penghijauan diwilayah Bandarlampung.

“Saya himbau perusahaan-perusahaan ikut serta dalam program sanitasi dan juga penghijauan, kan bisa disalurkan melalui program CSR perusahaan mereka.” ujar Herman HN.

Orang nomor satu di Kota Tapis Berseri ini juga mengajak seluruh warga untuk peduli terhadap penghijauan. Karena dengan adanya penghijauan bisa mencegah Bandarlampung dari kekeringan dan polusi udara .

“Kalau saya sudah nggak ngerti lagi kalah untuk nanem pohon, sudah jutaa bibit pohon yang saya tanem. Saya ini sudah kaya ‘Cina Mabok’ kalau masalah nanem pohon,” tutur dia. (jef/hkw)