. . .

Pengecoran BBM Liar SPBU Kangkangi Aturan DPRD Rekom Pencabutan Izin, Roni: Kapolda Harus Tegas.

image_print

TRANSLAMPUNG.COM–PANARAGAN.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) resmi melakukan pemanggilan terhadap pemilik Stasiun Pengisian Bahanbakar Umum (SPBU) Tiyuh Candar mukti Tulangbawang Tengah dan SPBU Tiyuh Kalimiring Kecamatan Tumijajar terkait Pengecoran sejumlah BBM secara liar.

Hal tersebut setelah DPRD setempat ‎mengirimkan surat pemanggilan kepada kedua pemilik SPBU tersebut pada senin (6/8/2018) melalui staf secara resmi untuk dilakukan rapat dengar pendapat (Hearing) pada selasa (7/8/2018) mendatang.

Menurut satudiantara Anggota DPRD Tubaba melalui Komisi C DPRD setempat Roni mengatakan. Pemanggilan itu guna mendengarkan keterangan secara resmi dari kedua pemilik pun pengurus SPBU terkait, sebab selama ini selain mendapat informasi masyarakat terkait pengecoran liar yang acapkali dilakukan, itu juga untuk melakukan penertipan dan menerapkan ketentuan Daerah bedasarkan Perda.

” Selama ini kedua SPBU itu selalu dikeluahkan masyarakat sebab selain BBM sering kali habis dengan alasan yang dianggap tidak wajar, kita juga ingin mengetahui siapa dibalik semua itu. Bahkan jika terbukti pihak SPBU dengan sengaja melakukan pelanggaran maka izin mereka akan kita rekomondasikan dicabut.” Kata Roni saat dihubungi Translampung Via telpon pada (6/8/2018) pukul 14:45 Wib.

lanjut dia, bedasar informasi yang berkembang ‎pengecoran sejumlah BBM itu di diduga ada backingan sejumlah oknum, oleh sebab itu kami minta kepada jajaran Mapolda Lampung khusunya kapolda Irjen.Suntana dapat memberlakukan tindakan tegas terhadap seluruh jajaran didaerah.

” jika benar dan dapat terbukti hal sedemikian maka DPRD Tubaba minta secara tegas tindakan Kapolda, namun dalam hal ini juga kami harapkan penertipan yang dilakukan oleh Mapolres benar-benar dapat berdampak fositif, sebab pasca penertipan pada jum’at lalu pengecoran di SPBU terkait tetap berjalan.” Imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Menurut Ketua Komisi C DPRD Tubaba, pihaknya telah melakukan tindakan dengan melaporkan hal tersebut kepada Wakil Kepala (Waka) Polres Tulang Bawang, Guna dapat melakukan tindakan tegas terhadap kedua belah pihak yakni Pelaku pemilik SPBU dan pengecor.

” Pengecoran itu di simpang PU BBM Solar pagi ini sekira Pukul 06:20 Wib, dan saya sudah lapor ke waka polres. Menurut Beliau, akan segera di tindak.” Kata Paisol pada (1/8/2018) pukul 09:43 Wib.

‎Sementara itu, menindak lanjuti maraknya pengecoran BBM tersebut Jajaran Mapolres Kabupaten Tulang Bawang (Tuba) telah melakukan penindakan penertipan terhadap SPBU terkait pada jum’at (3/8/2018) lalu.

” Ya Kami hanya sebatas melakukan‎ penertipan saja.” Kata Kasat Reskrim Zainul melalui pesan Whatsappnya. (Dirman)

 

error: Content is protected !!