Pengawalan Kampanye Arinal-Chusnunia Dinilai Terlalu Berlebihan

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Kempaye terbuka pasangan calon (Paslon) nomor urut 3 Arinal Djunaidi-Chusnunia di wilayah kota Bandarlampung mendapat kawalan berlebihan dari pihak kepolisian sabara Polda Lampung, Senin (9/4/2018).

Kempanye terbuka terbatas yang dilakukan oleh paslon gubernur Arinal Djunaidi-Chusnunia Calim (Nunik )ini bertepat di Lapangan jalan Beruang

Kelurahan Sukamenati Kecamatan Kedaton Bandarlampung mendapat protes dari masyarakat sekitar lataran kampaye tersebut dalam pengamanannya terlalu berlebihan.

“Para warga disini memang mendatangi kempaye tersebut tapi tempat ini kan sempit kelihatanya banyak pihak kepolisian di banding dengan masyarakat yang datang artinya pengaman dari pihak kepolisian terlalu sangat berlebihan ,”kata salah satu warga Sukamenanti yang enggan namanya di tulis ini.

Dalam kampaye terbuka terbatas ini paslon gubernur Arinal Djunaidi hadir langsung. Selain Arinal, orasi politik juga disampaikan oleh istri Arinal Djunaidi, Riana Sari, dan Ketua DPD II Partai Golkar Bandarlampung Yuhadi.

Namun Arinal  Djunaidi  tidak lama melakukan kampanye karena akan melanjutkan perjalanan ke Bandara Branti menjemput Ketum PKB Muhaimin Iskandar, dalam kemapanye nya dia menegaskan komitmennya membangun Lampung. Meski berkampaye singkat, Arinal menyatakan siap membangun Lampung. Bahkan dia menyatakan di sisa hidupnya dia bertekat untuk mengabdi masyarakat Lampung.

Selain kampanye terbuka di jalan Beruang Kelurahan Sukamenati Kecamatan Kedaton, Arinal juga melakukan kampanye terbuka di Kecamatan Telukbetung Utara tepatnya di Jalan Dewi Sartika Gang Lestari Kelurahan Gulakgalik Bandarlampung.

Selain kampanye terbuka terbatas di dua kecamatan, Arinal-Nunik juga melakukan kampanye dialogis di Jalan H. Komarudin Gg Nusantara 6 RT 18 lk 2 no 51A Kelurahan Rajabasa Raya Kecamatan Rajabasa

Pantauan translampung.com dilokasi jalan Beruang kelurahan Sukamenati tempat kempaye terbuka yang di laksanakan oleh paslon gubernur nomor urut tiga ini terlihat banyak anggota sabara yang melakukan pengawalan kurang lebih ada sekitar satu mobil bus yang mengangkut para anggota sabara ini. (ydn)

News Reporter