Pengacara Tuding Penahanan IW dan MS Terlalu Prematur

0
288
views
TUDING PREMATUR: Kuasa Hukum IW dan MS, yaitu Nurul Hidayah (sebelah kanan) menyatakan keputusan polisi menahan kliennya terlalu prematur. (Foto: AYP)

translampung.com, KOTAAGUNG – Kuasa hukum SF, IW, dan MS, menilai tim penyidik terlalu prematur menahan IW dan MS. Dalihnya, polisi hanya satu kali memeriksa IW dan MS dengan status tersangka.

Hal itu disampaikan Nurul Hidayah selaku Kuasa Hukum SF, IW, dan MS. Nurul meyakini, bahwa belum ada unsur yang bersesuaian dengan pasal yang disangkakan. Bisa dibuktikan bahwa itu bukan pungutan liar.

“Apa yang klien kami lakukan bukanlah pungli. Tetapi itu untuk kegiatan APDESI. Dan perlu digarisbawahi penngum dana itu sudah disepakati berdasarkan musyawarah yang digelar 20 Juni lalu. Dalam rapat koordinasi tersebut dihadiri 20 pekon dari total 27 pekon yang ada di Kecamatan Pugung,” sanggah Nurul Hidayah.

Salah satu program dari APDESI Kecamatan Pugung, diakuinya ada yang belum terlaksana. Megiatan yang belum terlaksana adalah bimbingan teknis penyuluhan hukum. Karena setelah seluruh dana berhasil dikumpulkan, baru akan dimusyawarahkan waktu pelaksanaan bimtek-nya.

“Setelah uang seluruhnya terkumpul, itu nanti melaksanakan program dalam bidang hukum. Jadi apa yang disangkakan terhadap klien kami, sangat prematur,” tegas Nurul. (ayp)