| Written by heru, on Rabu, 03 Februari 2010 | 00:40 |
| Views |
44  |
|
Dokter, saya tengah mengandung tujuh bulan. Ini adalah anak pertama. Menurut dokter kandungan, kemungkinan saya mengalami plasenta previa. Saya disarankan melalui persalinan secara caesar. Yang saya tanyakan, apa sebenarnya plasenta previa itu, Dok? Apa tak ada jalan lain agar tidak operasi? Terima kasih. Rensi, Surabaya
|
|
| Written by heru, on Rabu, 03 Februari 2010 | 00:38 |
| Views |
46  |
|
ADA manfaat lain foto selain sebagai pajangan. Melihat foto diri bisa menjadi terapi untuk sembuh dari anoreksia. Itulah yang dialami Samantha Smith. Foto serial berhasil membuat perempuan 38 tahun itu sadar bahwa dirinya tidak sehat. Awal penderitaan Samantha dimulai pada 2005. Dia ingin menurunkan berat badan dari 63,5 kilogram menjadi lebih kurus. Samantha mendapat informasi, minum teh hijau bisa menurunkan berat badan. Dia mencoba minum dua gelas teh hijau selama dua bulan. Hasilnya, berat badannya turun enam kilogram. ''Aku minum sampai 20 kantong teh hijau celup dalam sehari,'' ujar ibu dari Daniel Smith itu.
|
| Written by heru, on Rabu, 03 Februari 2010 | 00:36 |
| Views |
38  |
|
KUSTA atau lepra sering dianggap sebagai penyakit kutukan. Meski jumlah total penderita berkurang, kasus baru selalu ditemukan. Padahal, Hari Kusta Sedunia baru saja diperingati pada minggu terakhir Januari. Berdasar data di RSUD dr Soetomo, tiap tahun setidaknya ditemukan 200 pasien baru. Per hari rata-rata 25 pasien kusta (lama dan baru) berobat ke rumah sakit milik Pemprov Jatim tersebut. ''Seharusnya penyakit ini tak lagi ada di negara kita. Fenomena itulah yang sampai saat ini masih menjadi misteri para ahli,'' papar Prof Dr dr Indropo Agusni SpKK(K). Ada tiga hal yang membuat penyakit tersebut seharusnya ditangani serius. Pertama, sekitar 88 persen pasien menderita kusta tipe basah (multibasiler). Kusta jenis itu menular kepada orang lain. Penularan bisa melalui udara ketika kontak erat dan lama dengan pasien kusta. Penderitanya, bisa dewasa maupun anak-anak. Ibu penderita kusta sangat mungkin menularkan penyakit kepada anaknya.
|
| Written by heru, on Jumat, 29 Januari 2010 | 00:12 |
| Views |
46  |
|
PENGGUNAAN tampon alias pembalut ternyata mengundang penyakit. Itu terjadi bila tampon tersebut berdaya serap tinggi dan digunakan dalam waktu lama. Tampon menjadi tempat yang baik untuk perkembang biakan bakteri. Bakteri tersebut dapat masuk ke tubuh manusia sehingga terjadi toxic shock syndrome (TSS). ''Memang, belum diketahui secara pasti tampon mengakibatkan TSS. Diperkirakan, tampon mempermudah bakteri masuk bila tak sering diganti,'' jelas dr Heru Wiyono SpPD.
TSS, lanjut spesialis penyakit dalam dari RS Husada Utama Surabaya itu, pertama dilaporkan pada 1978 stebagai penyakit anak-anak. Sekitar 1980-an, TSS kembali merebak setelah beberapa wanita muda yang sedang menstruasi mengalami sindrom tersebut. ''Penelitian epidemiologi mendapatkan hubungan antara penyakit ini, menstruasi, dan pemakaian tampon berdaya serap tinggi,'' terangnya.
|
| Written by heru, on Jumat, 29 Januari 2010 | 00:06 |
| Views |
46  |
|
Pittsburgh, Empat dari lima orang yang berhenti merokok akan mengalami kenaikan berat badan rata-rata 2 hingga 5 kilogram. Kabar baiknya, mantan perokok bisa memiliki berat badan yang normal lagi setelahnya. Syaratnya, tetap fokus untuk berhenti merokok. Memang benar merokok bisa menurunkan berat badan. Banyak wanita yang merokok hanya karena ingin tubuhya lebih kurus. Namun berat badan yang bertambah bukan alasan untuk kembali merokok.
|
|
|
|
|
|
|
|
Halaman 1 dari 11
|