Pemkot ’’Ngotot” Kejar PAD   

 

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Pemerintah kota (pemkot) Bandarlampung benar-benar ingin membuktikan diri mampu mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang telah ditetapkan tahun ini. Salah satunya dengan memaksimalkan potensi PAD yang terkelola oleh Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD).

Kepala BPPRD Bandarlampung Yanwardi menerangkan, untuk awal tahun ini pendapatan secara keseluruhan telah mencapai Rp236 miliar. Atau sekitar 8,55 persen dari target yang ditetapkan. Sedangkan pencapaian PAD Bandarlampung telah mencapai Rp53 miliar, atau sebesar 7,8 persen dari target PAD sebesar Rp779 miliar.

Pencapaian PAD tersebut didapatkan dari sektor pajak dan retribusi. Rinciannya, untuk sektor BPHTB telah terserap sebesar Rp12 miliar dari target Rp140 miliar. Kemudian Pajak Penerangan Jalan sudah tercapai Rp14,5 miliar dari target Rp100 miliar. Sementara sektor pajak hotel mencapai Rp2,9 miliar dari target Rp22 miliar.

Lalu, untuk sektor pajak restoran telah terserap sebesar Rp6,2 miliar dari target Rp60 miliar; sektor pajak hiburan (Rp2,4 miliar dari target Rp10 miliar); sektor pajak reklame (Rp3,2 miliar dari target Rp41 miliar); dan sektor PBB-P2 (Rp4,5 miliar dari target Rp170 miliar).

Menurut Yanwardi, jajarannya akan terus berupaya mencapai target PAD tahun ini. Mengingat PAD tahun lalu tidak memenuhi target. ’’Yang jelas, kita terus berusaha mengerahkan kemampuan kita untuk mencapai target yang ditetapkan,” ucapnya.

Di sisi lain, dirinya menghimbau masyarakat Wajib Pajak (WP) untuk taat dan membayar pajak sesuai dengan aturan. Karena pajak yang didapatkan ini tidak lain untuk membangun kota Bandarlampung.

’’Untuk diketahui bersama pembangunan kita ini dibiayai oleh pajak. Makanya kita semua harus memenuhi kewajiban pajak kita. Sebab dampak progres pembangunan juga dirasakan kembali oleh masyarakat juga,” tandasnya. (sur/

News Reporter