. . .

Pemkot Metro Siapkan Optimalisasi Lahan Menuju Lumbung Pangan

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, METRO – Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Metro mengadakan peringatan Hari Pangan Sedunia yang ke-38 tahun 2018. Kegiatan dengan tema Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Menuju Indonesia Lumbung Pangan Dunia 2045, ini berlangsung di halaman dinas setempat, Jumat (5/10/2018).

Berdasarkan laporan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Metro Lusia Parjiem mengatakan, Hari Pangan Sedunia yang diperingati setiap tanggal 16 Oktober ini berkepentingan dalam pengembangan sumber-sumber pangan dan penyediaan pangan yang berkualitas dan berkelanjutan. Sehingga kemiskinan serta kekurangan pangan dan gizi di dunia dapat dituntaskan pada tahun 2030.

“Sekarang ini hampir seluruh dunia mengalami permasalahan gizi, hal menjadi fokus perhatian Pemerintah diantaranya stunting, yaitu gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis. Dan saat ini di Indonesia terdapat sekitar 37 % balita yang mengalami stunting,” ungkap Lusia Parjiem.

Tambahnya, Lusia Parjiem melaporkan bahwa, saat ini Pemerintah khususnya Kota Metro secara gencar melakukan upaya diversifikasi konsumsi pangan. “Dalam upaya mempercepat pemahaman masyarakat tentang konsumsi pangan yang beragam, maka kami mengadakan lomba Cipta Menu B2SA, lomba memasak serba ikan dan lomba jajanan pasar dari bahan lokal. Lomba ini diikuti peserta dari beberapa organisasi, diantaranya dari Anggota PKK, anggota Dharma Wanita dan Anggota KWT.” tuturnya.

Sementara Ketua Tim Penggerak PKK Kota Metro Heryati Pairin dalam sambutan mengatakan, kegiatan ini juga berhubungan dengan ke kegiatan PKK. Dimana pada lomba cipta menu B2SA nantinya, para pemenang lomba akan berkesempatan menjadi perwakilan Kota Metro pada lomba cipta menu B2SA ke kanca Provinsi hingga Nasional.

“Namun perlu saya informasikan, bahwa lomba-lomba pada  tingkat Provinsi dan selanjutnya mengharuskan kita menggunakan produk asli dari Kota Metro. Terlebih pentingnya lagi, kita harus mengetahui kebutuhan setiap individu yang berbeda-beda,” ucap Heryati Pairin.

Sedangkan dalam membuka acara tersebut, Walikota Metro Achmad Pairin membahas mengenai Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan, harus mengetahui secara pasti yang kaitannya dengan jumlah lahan, panen dan kesediaan pangan kita saat ini. Hal inilah menjadi hal pokok dalam mengetahui ketersediaan pangan, untuk masyarakat di Kota Metro.

“Berdasarkan informasi yang ada, saat ini banyak lahan pertanian yang mengalami gagal panen yang diakibatkan serangan hama wereng. Maka segera cari faktor dan cara penangananya, sehingga kita semua dapat mengantisipasi terserang nya hama wereng,” tandas Achmad Pairin, sebelum memberikan selamat kepada para pemenang lomba. (rls)