. . .

Pemkot Gandeng KPK Ajak WP Pahami Kewajiban

image_print

Akan Gelar Rakor dengan Seluruh Wajib Pajak

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Pemkot Bandarlampung berencana menggelar rakor dengan seluruh wajib pajak, Kamis (30/8).

Rakor tentang pembahasan potensi pendapatan daerah kali ini akan menghadirkan, Aldinsyah M. Nasution Koordinator Wilayah II Sumatera Bidang Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.

Kepastian hal ini diungkapkan Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan dan Retribusi Daerah Yanwardi di ruang kerjanya, Rabu (29/8).

“Dalam rakor nanti pak choky (Aldinsyah M. Nasution, red). Selain dihadiri seluruh WP di Bandarlampung, rakor yang akan kita gelar di Gedung Semergo besok juga dihadiri walikota dan sekda,” jelasnya.

Diterangkan dia, pihak KPK nanti yang akan memberikan pengarahan kepada para WP akan pentingnya membayar pajak, termasuk tentang regulasi atau ketentuan hukum mengikat dan regulasi yang menyertainya.

“Jadi bukan kita pembicaranya, sengaja kita gandeng KPK agar masyarakat memahami. Masalah pajak ini bukan bukan keingginan atau rekayasa Pemkot Bandarlampung ini ketentuan yang diatur tegas dalam perundang-undangan,” tukasnya.

Pada kesempatan itu, Kepala BPPRD Yanwardi juga mengakui hingga saat ini realisasi pendapatan di sector PBB dan pajak reklame masih lemah.

Hingga saat ini dari target Rp150 miliar, realisasi PBB baru menyentuh 36 persen. Hal serupa juga dengan realisasi Pajak Reklame, dari target Rp20 miliar baru terealisasi 32 persen.

“Tapi memang tren tiap tahunnya ke-dua potensi pajak daerah terebut bayar ketika sudah jatuh tempo, atau sekitar bulan September November,” imbuhnya.

Berbeda jauh dengan PBB dan pajak reklame, kata Yanwardi, realisasi pajak hiburan dan hotel relatig cukup baik. Untuk hiburan dari target Rp20 miliar sudah terealisasi 76 persen dan Hotel juga telah mencapai 73 persen.

Untuk restoran sendiri dari target Rp60 miliar baru terealisasi 57 persen. (jef/hkw)