. . .

Pemkot Eksekusi Reklame Tidak Berizin

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), dan tim gabungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung lalukan eksekusi pemotongan reklame yang tidak berizin, Senin (26/11).

Pemotongan itu dilakukan terhadap reklame dan atau baliho yang tidak berizin,  juga tidak taat dalam proses pembayaran pajak. Dengan jumlah yang dieksekusi sebanyak 64 titik reklame di Kota Bandarlampung.

Kepala Disperkim Bandarlampung, Yustam Effendi menjelaskan. Proses pemotongan dimulai dari Jalan Tulang Bawang Fly over Gajah Mada, dan dilanjutkan ke Jalan Antasari.

“Ini merupakan tindakan tegas dari Pemkot Bandarlampung kepada pemilik baliho atau reklame agar mentaati aturan yang ada di Bandarlampung,” kata dia.

Dirinya menjelaskan, penebangan dilakukan bertahap sampai tiga hari ke depan. Hingga siang ini, pihaknya telah menebang sebanyak 9 titik reklame, termasuk yang berukuran kecil.

“Sebelumnya sudah dilakukan himbauan dan teguran tiga kali, tapi tidak juga dilakukan pemiliknya, maka kita tebang hari ini,” terangnya.

Dirinya menyebutkan, penebangan ini diharapkan dapat menjadi peringatan bagi seluruh pengusaha advertising agar mengikuti aturan yang telah ditetapkan Pemkot.

Terakhir, pihaknya mengimbau agar pengusaha advertising dapat melengkapi perizinan dan membayar pajak/retribusi.

“Yang di Jl. Tulang Bawang punya Modern, di bawah flyover punya 2M, yang ini (depan Gg. Pulau Bacan) punya Kevin,” tutupnya. (jef/hkw)