Pemkot Berharap Dana Bagi Hasil Segera Dibayar

0
776
views

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung berharap kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung untuk segera memberikan Dana Bagi Hasil (DBH) yang masih terhutang.

Pasalnya, berdasarkan catatan yang ada pada Pemkot Bandarlampung, Pemprov Lampung masih terhutang DBH sebesar Rp89 miliar, sejak triwulan ke III tahun 2016 hingga saat ini.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bandarlampung, Trisno Andreas mengatakan, terkait hutang DBH Pemprov kepada Pemkot Bandarlampung, pihaknya telah mengirimkan surat permohonan untuk penyaluran dari dari Pemprov.

“Kita sudah kirimkan surat ke Gubernur Lampung, pada 29 Mei 2017 lalu. Dan hingga kini belum ada tanggapan ataupun balasan dari pihak Pemprov,” kata Trisno, kemarin.

Dia menambahkan, berdasarkan data yang ada, Pemprov berhutang kepada Pemkot diantaranya DBH Pajak Kendaraan Bermotor sebesar Rp18,4 miliar, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Rp18,3 miliar, Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor Rp29 miliar, Pajak Air Permukaan Rp53 juta dan Pajak Rokok Rp23,3 miliar. ” Jadi total hutang DBH Pemprov sebesar Rp89,2 miliar, sejak triwulan ke III tahun 2016 hingga saat ini,” ujar Trisno.

Yang jelas, sambung dia, Pemkot sangat berharap Pemprov bisa membayarkan hutang DBH ke Pemkot, mengingat kebutuhan mendesak sebelum Idul Fitri. “Kita sudah ada pertemuan juga dengan Biro Keuangan Pemprov, tapi tetap saja belum keluar, alasannya SK pencairan DBH belum turun dari Gubernur,” beber dia.

Diketahui dana bagi hasil diatur dalam Undang-Undang RI nomor 28 tahun 2009, pasal 94 ayat 1 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Sementara itu Kepala Badan Keuangan Daerah (Bankeuda) Pemprov Lampung Minhairin mengatakan pihaknya telah menganggarkan dana untuk membayarkan dana bagi Hasil (DBH) tahun 2016 yang belum disalurkan ke pemerintah kota (pemkot) Bandar Lampung.

“iya memang sudah kita anggarkan tahun ini, tapi saya lupa angkanya,” kata pria yang akrab disapa Min ini dihubungi kemarin.

Pihaknya belum dapat menentukan kapan pemprov Lampung akan membayarkan hutang DBH tersebut. “untuk waktunya belum tau, nanti kami liat kondisi keuangan dulu. Menunggu pendapatan provinsi masuk semua,” ungkapnya.

Ia memastikan tahun ini DBH akan disalurkan, namun harus melalui proses, mengenai DBH yang akan disalurkan sebelum lebaran ini, pihaknya tidak menutup kemungkinan. “ya kan nunggu dulu diproses. Kalau sebelum lebaran, bisa iya bisa tidak. Karena kamipun sama situasinya harus melihat kondisi kasnya dulu,” pungkasnya. (Jef)