Pemkot Bandarlampung Gelar Pasar Murah

0
516
views
LAYANI MASYARAKAT: Walikota Bandarlampung, Herman HN sedang melayani masyarakat yang ingin membeli bahan pokok dipasar murah yang di gelar Pemerintah Kota Bandarlampung di pasar Panjang, Rabu (7/6)

Dengan Diskon 20 Sampai 30 Persen

TRANSLAMPUNG.COM, PANJANG- Gelar pasar murah, Pemerintah Kota Bandarlampung bantu warga sikapi lonjakan harga kebutuhan bahan pokok selama bulan suci Ramadhan dan jelang hari raya lebaran.

Wali kota Bandarlampung, Herman HN yang membuka gelaran pasar murah di Pasar Panjang pada Rabu (7/5) mengatakan kegiatan pasar murah ini merupakan bentuk kepedulian pemkot Bandarlampung terhadap warga dalam menghadapi kenaikan bahan pokok.

“Mudah-mudahan pengadaan pasar murah ini dapat meringankan beban kepada masyarakat Bandarlampung dalam menghadapi inflasi selama lebaran,” katanya.

Menurutnya, gelaran pasar murah ini, tersedia diskon sebesar 20 hingga 30 persen untuk sejumlah kebutuhan bahan pokok. Misalnya saja untuk telur ayam yang biasanya dijual Rp21 ribu per kilogram, di pasar murah ini dijual hanya Rp18 ribu.

Di kesempatan itu, Wali Kota Bandarlampung juga membagikan sekitar 330 kantong plastik 5 kilogram dan 50 kardus minyak makan yang berasal dari kantong pribadinya.

Dalam waktu dekat, Herman mengatakan Pemkot akan kembali mengadakan kegiatan serupa di 20 kecamatan di Bandarlampung. Tepatnya pada tanggal 9 dan 18 Juni 2017. Termasuk membagikan 100 ton beras per kecamatan secara gratis.

“Pasar murah ini baru diadakan satu kali saja. Ke depan, kami akan adakan dua kali lagi,” demikian katanya.

Dia menambahkan, harga sembako yang dijual di pasar murah ini diskon semua, lebih murah dari harga pasar. Mudah-mudahan bisa membantu masyarakat untuk keperluan bulan puasa. Kita berupaya supaya sembako tetap stabil.

Selain beras gratis, mantan Kadispenda Lampung ini turut membagikan minyak dan sirup kepada masyarakat yang tidak kebagian beras gratis. Dirinya juga menegur salah satu retail yang menjual sembako dengan harga yang selisih sedikit dari harga pasar.

“Panitia pasar murah juga tadi disuruh menegur retailnya, kalau cuma beda sedikit ya buat apa. Diskonnya 20-30 persen baru itu pasar murah. Yang masuk akal kalau mau kurang-kurangin harga,” tutur dia. (Jef)