. . .

Pemkab Pesawaran Sampaikan Nota Pengantar 4 Ranperda Prakasa ke DPRD Pesawaran

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, PESAWARAN – Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui Sekretaris Daerah (Sekda), Kesuma Dewangsa, menyampikan Nota Pengantar 4 Ranperda Prakarsa ke DPRD Kabupaten Pesawaran, melalui Rapat paripurna yang di laksanakan di Ruang Aula DPRD setempat , Selasa (8/5/2018).

Menurut Kesuma Dewangsa bahwa pengantar 4 ranperda prakasa ke DPRD tersebut antara lain ranperda tentang Pengelolaan Badan Permusyawaratan Desa, dan secara yuridis ranperda ini delegasi dari peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi yaitu Pasal 73 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 110 Tahun 2016 tentang Badan Permusyawaratan Desa.

“Adanya ranperda ini untuk mempertegas peran BPD dalam penyelenggaraan Pemerintahan Desa, mendorong BPD agar mampu menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat Desa dan mendorong BPD dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik di Desa,” kata Kesuma Dewangsa.

Selain itu lanjut Sekada bahwa selain ranperda tentang Pengelolaan Badan Permusyawaratan Desa ada juga ranperda  tentang Pemberdayaan Nelayan dan Perikanan.

“Kami sangat mendukung ranperda tersebut karena sangat penting guna menumbuhkembangkan Pemberdayaan Nelayan dan Perikanan di Wilayah Kabupaten Pesawaran,”ucapnya.

Sedangkan lanjut Kesuma untuk nota pengantar ranperda tentang Kerjasama Pemanfaatan Sumber Daya Air, pada dasarnya ranperda ini sangat penting sebagai payung hukum dalam Pengelolaan, Pengusahaan dan Penguasaan Sumber Daya Air yang berada Wilayah Kabupaten Pesawaran.

“Adanya ranperda Ini bisa meningkatkan peran serta masyarakat dan pelaku usaha di Kabupaten Pesawaran agar pemanfaatan sumber daya air dapat dimanfaatkan secara maksimal,”jelasnya.

Lebih lanjut kusuma Dewangsa mejelaskan bahwa pemerintah daerah pesawara  juga mengajukan ke pihak DPRD adanya ranperda tentang mengantisipasi peningkatan kasus penyakit TBC dan HIV/AIDS yang bertujuan agar masyarakat terbebas dari penyakit TBC dan HIV/AIDS sejalan sejalan dengan misi Bupati.

“Mengenai ranperda tentang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit TBC dan HIV/AIDS, kami mendukung dan memandang perlu untuk mengantisipasi peningkatan kasus penyakit TBC dan HIV/AIDS, agar terwujudnya masyarakat Kabupaten Pesawaran yang sehat dan terbebas dari penyakit tersebut, ” kata sekda.

Hal ini lanjut dia  sejalan dengan misi bupati Pesawaran, mewujudkan masyarakat yang sehat jasmani dan rohani.

“Nah Berkenaan dengan ranperda tersebut, untuk menunjang program eliminasi kasus penyakit TBC dan HIV/AIDS diperlukan payung hukum yang mengatur pencegahan dan penanggulangan penyakit TBC dan HIV/AIDS,” pungkasnya. (ydn)

error: Content is protected !!