Peminat BPJS Kesehatan Masih Minim

0
320
views

TRANSLAMPUNG.COM-Tingkat keikutsertaan masyarakat Lampung pada program BPJS Kesehatan terbilang masih rendah. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Utama Bandarlampung Sofyeni menjelaskan, kepesertaan program JKN-BPJS di Lampung saat ini baru mencapai 54 persen. Atau sekitar 5,1 juta jiwa. Dengan potensi peserta yang belum bergabung sebanyak 4,5 juta jiwa.

Karena itu, pihaknya berharap dukungan pemerintah daerah (pemda), baik provinsi maupun kabupaten/kota, untuk dapat meningkatkan cakupan semesta kepesertaan JKN-BPJS Kesehatan di tahun 2017-2018.

’’Saat ini kami terus menggenjot dukungan pemda untuk mencapai target tersebut. Diantaranya melalui penambahan Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD melalui penyusunan kriteria penghasilan rendah. Serta mewajibkan dan memberikan saksi bagi perorangan dan badan usaha yang tidak mendaftarkan diri. Baik perusahaan maupun pekerjanya,” ucap dia.

Sementara itu, pemerintah provinsi (pemprov) Lampung menargetkan cakupan semesta kepesertaan program JKN-BPJS Kesehatan mencapai 77 persen di tahun 2017 sampai 2018.

Demikian disampaikan Sekretaris Provinsi (sekprov) Lampung Sutono dalam rapat teknis pembahasan roadmap/peta jalan JKN KIS menuju cakupan semesta 1 Januari 2019.

Ketika memimpin rapat tersebut, Sutono mengungkapkan komitmen Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo yang hendak memprioritaskan pembangunan provinsi sektor kesehatan.

Menurutnya, hal tersebut bakal diupayakan dengan terus mengusahakan pembangunan fasilitas, sarana dan prasarana kesehatan, serta meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat maupun pegawai di lingkungan pemprov maupun pemerintah kabupaten/kota. Termasuk meningkatkan kepesertaan masyarakat dan pegawai dalam program JKN-BPJS Kesehatan.

’’Upaya meningkatkan cakupan semesta kepesertaan program JKN-BPJS Kesehatan tersebut dapat dilakukan mengikutsertakan seluruh pegawai. Baik PNS maupun Non PNS ke dalam program tersebut. Pemprov Lampung telah melakukannya sejak 2016. Pemprov juga berupaya meningkatkan peran pengusaha dalam mendaftarkan perusahaannya dan pekerjanya dalam program JKN-BPJS Kesehatan,” ujarnya.

Sutono turut menghimbau agar seluruh jajaran SKPD lingkup pemprov Lampung serta pemerintah Kabupaten/Kota meningkatkan koordinasi dan berkerjasama mendukung tercapainya target tersebut.

’’Kedepan akan segera kita lakukan rapat koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota guna meningkatkan cakupan semesta kepesertaan program JKN-BPJS Kesehatan di Lampung. Serta menyempurnakan peraturan yang ada guna meningkatkan kepesertaan program JKN-BPJS,” jelasnya.(tnn)