. . .

Pembuatan Sertifikat Tanah Warga Sidoarjo Belum Terdaftar di BPN Way Kanan 

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, BLAMBANGAN UMPU – Dugaan adanya unsur melanggar hukum yang dilakukan oleh Kepala Kampung Sidoarjo Kecamatan Blambangan Umpu makin terkuat, pasalnya pihak Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Way kanan sampai hari ini tidak ada Permintaan Pembuatan Sertifikat Mandiri atas Nama Warga Sidoarjo sepanjang tahun 2018- 2019 ini.

Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Way Kanan, Imlan, S.H mengatakan bahwa, dirinya sudah tau dari beberapa media bahwa ada masalah pembuatan seterfikat tanah di Kampung Sidoarjo yang sudah setahun belum jadi.

Menanggapi hal itu, Kepala BPN menyarankan agar menanyakan perihal pembuatan Sertifikat itu kepada Kepala Kampung Sidoarjo, apakah sudah di daftarkan atau belum di BPN.

“Coba tanyakan dulu sama Kakamnya, sudah didaftarkan apa belum. Kalau sudah didaftarkan nggak mungkin sampai satu tahun belum jadi, karena disini sudah kami cek tidak ada daftarnya,” kata Imlan saat di konfirmasi, kamis (31/01/2019).

Imlan menambahkan, Kalaupun pembuatan Sertifikat itu sudah terdaftar di BPN Way Kanan, tidak mungkin waktu pembuatannya lebih dari tiga bulan apalagi sampai satu tahun.

“Proses pembuatan Sertifikat tanah nggak lama kok, asalkan tanah yang akan dibuatkan sertifikat itu tidak ada masalah pasti proses nya cepat. Apalagi kalau pembuatan Sertifikat itu melalui jalur umum paling lama empat bulan jadi,” imbuhnya.

Diketahui bahwa, Puluhan warga Kampung Sidoarjo mengeluhkan kinerja Kakam Sidoarjo atas pembuatan Sertifikat tanah yang sudah satu tahun tidak terselesaikan, sedangkan warga sudah membayar DP untuk pembuatan Serifikat mulai dari 1 juta sampai 3 juta dari harga yang disepakati yakni 4,5 juta untuk Sertifikat tanah pekarangan rumah dan 5 juta untuk sertifikat tanah lahan perladangan. (Migo).

error: Content is protected !!