Pembangunan Rencana Mulai Pekan Depan

Underpass Unila

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Pemerintah Kota Bandarlampung menggelar rapat persiapan dimulainya pembangunan underpass Unila, di ruang rapat Walikota, Kamis (8/3). Pembangunan tersebut direncanakan dimulai pekan depan.

Rapat tersebut dihadiri Dinas PU, perwakilan Polresta dan Polda, pelaksana pembangunan, Dinas Pemukiman, Dinas Lingkungan Hidup, camat serta lurah Rajabasa. Dihadiri pula oleh pihak rektorat Unila karena berkaitan dengan u turn di Unila.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Bandarlampung Pola Pardede mengatakan seluruh perizinan pembangunan underpass itu hampir rampung. Sehingga diperikrakan pembangunan sudah bisa dimulai pekan depan.

“Sambil menunggu izin amdalalin dan izin pelaksanaan, saya sudah ikut rapat terakhir di departemen perhubungan sudah selesai, sudah paraf berita acara, tinggal di meja pak Dirjen. Izin pelaksanaan juga sudah di meja pak Ketua Balai. Mudah-mudahan Minggu depan semua surat-surat selesai,” kata Pola Pardede usai rapat.

Dia menargetkan, pembangunan underpass Unila rampung lima sampai enam bulan pengerjaan.

“Kalau kontraknya sampai satu Desember, tapi kita usahakan enam bulan selesai lah, karena underpass lebih cepat, beda dengan pembangunan flyover. Kita akan mulai pembagunan minggu depan pembangunan tanggalnya belum tahu,” kata dia.

Pola Pardede mengatakan pembangunan underpass menggunakan anggaran APBD Rp35 M.

“Ya pinjamanan dari SMI, tapi kan nanti bayarnya pakai APBD kita,” kata dia.

Pihak pelaksanan pembangunan dari PT Sang Bumi Ratu (SBR), Rosidin mengaku siap jika pembangunan dimulai pekan depan.

“Kita sudah siap, malah kita mengarahkan Senin itu kita sudah mulai,” kata dia ditemui usai rapat di Pemkot.

Dia mengaku tidak ada kendala berarti dalam pengerjaan itu, sehingga dapat dipastikan sebelum satu Desember pembangunan sudah selesai.

“Targetnya direncanakan sampai satu Desember, tapi kalau enam bulan ya kita upayakan, kayaknya seputaran lalu lintas itu yang menjadi kendala,” kata dia.

Underpass itu akan dibangun di Jalan ZA Pagar Alam simpang Jalan Prof. Dr. Sumantri Bojonegoro (simpang Unila) dengan panjang sekitar 320 meter dan lebar 10 meter. “Mungkin dari lampu merah Unila 150 meter ke arah Rajabasa dan 150 meter ke arah Tanjungkarang, kedalaman paling dalam 7 meter,” kata dia. (jef/hkw)

News Reporter