Pembangunan Bandara hingga Tol Dipercepat

TRANSLAMPUNG.COM- INFRASTRUKTUR-Pemerintah fokus pada pembangunan di Provinsi Lampung mulai dari infrastruktur baik jalan, bandar udara (bandara), kawasan industri, bendungan, sistem pengelolaan air minum (SPAM) hingga sektor pendidikan.

Demikianlah hasil rapat kabinet terbatas yang disampaikan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono di Komplek Istana, Jakarta, Senin (6/3). Untuk Bandara Perintis Pekon Serai Provinsi Lampung akan dilakukan perpanjangan landasan pacu atau runway.

“Runway-nya diperpanjang untuk bagian barat tadi,” kata Basuki

Fokus pengembangan di sektor pendidikan, pemerintah akan membangun Institut Teknologi Sumatera (Itera) yang akan dikerjakan oleh Kementerian Riset dan Teknologi Tinggi.

Adapun, pemerintah memfokuskan pembangunan bendungan baru serta memelihara dua bendungan lama yakni Way Rarem dan Batu Tegi, untuk kawasan industri yang saat ini masih usulan dari Gubernur Lampung.

Sedangkan infrastruktur jalan tol, kata Basuki tetap dikerjakan sesuai target, yakni ruas Bakauheuni-Terbanggi Besar. Untuk proyek Sistem Penyediaan Air Minum (Spam), kata Basuki akan ada 3 pembangunan Spam baru Semarang Barat, Bandar Lampung dan disinyalir di Pekanbaru.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Lampung Ridho Ficardo mengatakan, pengembangan kawasan industri terdapat 3 kawasan industri, salah satunya di Kabupaten Tanggamus yang diperuntukkan kawasan industri kemaritiman, galangan kapal.

“Terkait jalan tol trans sumatera di lampung alhamdulilah berjalan lancar sekitar 250 kilometer sekarang sudah masuk tahap 2, penetapan lokasi sudah saya keluarkan semua beberapa minggu lalu dan harapannya 2018 sudah selesai semua,” kata Ridho.

Adapun, pengembangan kawasan industri akan dibangun di dua titik yang terintegrasi dengan jalan tol Trans Sumatera. Kawasan tersebut di Kabupaten Mesuji, Kawasan Industri Way Pisang di Kabupaten Lampung Selatan.

“Ini apalagi di Mesuji ada batubara kalori rendah yang bisa dijadikan pembangkit untuk kawasan industri tersebut, kemudian Kabupaten Mesuji sendiri saya pikir paling terkenal secara nasional ya,” jelasnya.

Sebagai provinsi dengan basis ketahanan pangan, Ridho melanjutkan, percepatan pembangunan 2 waduk Way Rarem dan Batu Tegi. Selanjutnya mengenai Itera. Pemprov lampung sudah menyiapkan lahan sekitar 280 hektar untuk dibangun Institut Teknologi Sumatera. Di mana, pemerintah daerah menyediakan lahan dan pemerintah melalui Kemenristekdikti yang akan membangun.

Tidak hanya itu, dengan adanya jalan tol Bakauheni-Terbanggi Besar, Ridho berharap pemerintah menyediakan kapal penyeberangan di Merak dengan kapal-kapal baru agar tidak terjadi penumpukan di pelabuhan.

Pemerintah Provinsi Lampung juga meminta adanya percepatan pembangunan dalam hal mendorong investasi potensial, seperti di sektor agro industri dan juga kawasan pariwisata.

“Kami mohonkan juga agar bandara yang di sisi barat, hari ini bandar udara perintis lahannya sudah kami siapkan untuk perpanjangan landasan agar pesawat komersil bisa masuk,” tandasnya.(*)

News Reporter