. . .

Pemantapan Penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit di RSUD Pringsewu

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, PRINGSEWU – Rumah Sakit Umum Daerah Pringsewu menyelenggarakan pelatihan serta pemantapan petugas dalam penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS). Acara pelatihan berlangsung selama 3 hari, Senin (21/5/2018) hingga Rabu (23/5/2018) di Aula Rumah Sakit Umum Daerah Pringsewu, dihadiri oleh Direktur RSUD Pringsewu dr. Teddy, Sp.PD., Kabag Tata Usaha Ns. Faseh Rahman, S.Kep, M.M., Jajaran Staf Manajemen, Kepala Instalasi, dan Kepala Ruangan RSUD Pringsewu.

Acara ini menghadirkan narasumber sekaligus konsultan serta pengembang SIMRS Khanza yakni Windiarto, S.Kom, yang dimana SIMRS ini telah mulai digunakan oleh RSUD Pringsewu sejak tahun 2016 lalu. Seiring berjalannya penerapan SIMRS, terdapat berbagai permasalahan yang timbul di RSUD Pringsewu, dan masalah tersebut dapat terpecahkan dalam acara ini.

Dalam sambutannya, Direktur RSUD Pringsewu dr. Teddy, Sp.PD menekankan agar petugas selalu disiplin dalam penerapan SIMRS.

“SIMRS ini adalah sistem penghubung semua bagian yang ada di Rumah Sakit, jika tidak disiplin dalam melakukan penginputan pendaftaran, tindakan, obat, serta diagnosa pasien maka sistem akan mengalami kekurangan data. Ini bisa menimbulkan masalah pada tahap pembayaran dan klaim pasien nantinya,” ujarnya.

Pengembang SIMRS Khanza yakni Windiarto, S.Kom mengatakan, saat ini sistem yang dikembangkan ini telah diterapkan di 400 rumah sakit seluruh Indonesia, direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan, Komite Akreditasi Nasional Rumah Sakit (KARS), dan BPJS Kesehatan.

“Pengembangan aplikasi ini tidak asal-asalan. Fitur-nya dikembangkan dengan IT-IT berbagai elemen Kesehatan. Mulai dari integrasi dengan VClaim BPJS, InaCBG, perhitungan akuntansi, dan rekap data rekam medis pasien,” ujar Pria yang berasal dari Yogyakarta ini.

Dalam kesempatan yang berbeda, Petugas IT RSUD Pringsewu bersama dengan Pengembang SIMRS Khanza Windiarto, S.Kom melakukan instalasi dan ujicoba fitur terbaru, yakni sistem pendaftaran online yang akan diterapkan dalam waktu dekat di RSUD Pringsewu. Hal tersebut diterapkan untuk mempermudah pasien yang berasal dari luar daerah Pringsewu dalam mendapatkan nomor antrian saat akan berobat.

Acara yang berlangsung selama 3 hari ini memberikan banyak ilmu bagi para petugas SIMRS RSUD Pringsewu. Terlihat, para petugas sangat antusias, dengan mempertanyakan hal-hal yang belum diketahui didalam menjalankan sistem informasi ini. (ind/rsudpringsewu/rls)

error: Content is protected !!