Peluang Lampung Jadi Ibu Kota Dikaji

0
121
views

TRANSLAMPUNG.COM, JAKARTA – Komite I DPD RI menerima audiensi dari tokoh masyarakat Lampung, terkait kajian peluang Lampung menjadi pusat pemerintahan Indonesia, Rabu (11/10).

Ketua Komite I DPD RI Akhmad Muqowam mengaku akan mempelajari hasil kajian tersebut.

Dirinya berpendapat, rencana pemindahan ibu kota oleh pemerintah Joko Widodo menjadi sebuah wacana yang harus ditangkap daerah.

Setiap daerah yang ingin mencalonkan sebagai ibu kota yang baru harus mampu menunjukkan keunggulannya.

“Dalam kompetisi pencalonan ibu kota baru dengan provinsi lain harus ada keunggulan yang menunjukkan Lampung itu hebat,” ucapnya.

Muqowam meminta setiap daerah yang ingin menjadi calon ibu kota harus memajukan daerahnya melalui road map pembangunan yang jelas.

Perencanaan pembangunan yang membuat seuatu daerah layak untuk dijadikan ibu kota harus dipenuhi.

“Antara potensi menjadi realita itu perlu komitmen. Daerah itu harus ada komitmen, itu yang penting. Segala sesuatu yang berkaitan dengan material dan policy harus disiapkan. Karena kalau cuma komitmen itu belum cukup,” ucap senator dari Provinsi Jawa Tengah tersebut.

Jacob dari Papua Barat minta Tim Pokja FGD DKI Lampung terus menyosialisasi kesiapan Lampung menjadi Ibu Kota RI.

“Tolong perbanyak kampanye soal kesiapan lahan di Lampung,” kata anggota Komite I DPD RI dari Indonesia Timur itu.

Selain, Ahmad Muqowam dari Jateng, Komite I DPD RI yang hadir adalah Beni Ramdani dari Sulawesi Utara, Syarif dari Lampung, Jacob dari Papua Barat, Rizal dari Sumatera Utara, Muzani dari Babel, Abduraham Lahabato dari  Maluku Utara, Hafidz dari Jogya, dan Syarifudin  dari NTT.

Hafidz dan Syarifudin setuju Lampung jadi alternatif  ibu kota RI.

“Segera follow up,” kata Hafidz.

Abduraham Lahabato mengatakan, Lampung paling cepat mengajukan diri jadi Ibu Kota RI dan dia setuju Ibu Kota RI  dipindah ke Lampung.

Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI menerima bundel hasil dua kali Focus Discussion Group (FGD) DKI Lampung dari Tim Panitia Kerja (Panja) FGD DKI Lampung yang digagas Ketua Yayasan Alfian Husin Dr. Andi Desfiandi,SH.,MA. DPD RI asal Lampung yang selalu mendukung Dr. Andi Surya dan Ir. Anang Prihantoro.

Sementara itu, senator dari Provinsi Lampung Andi Surya mengatakan, daerahnya sangat ideal untuk menjadi ibu kota pusat pemerintahan yang baru. Lampung mengalami kemajuan yang pesat di bidang pembangunan dan masyarakat.

“Kalau melihat dari kajian-kajian itu besar kemungkinan Lampung menjadi sebuah simbol pemerintah pusat yang memberikan poin tersendiri. Lampung juga memberikan alternatif yang berbeda dibanding provinsi lain,” ucapnya.

Inisiator kajian Lampung sebagai calon ibu kota baru, Andi Desfiandi, mengatakan, daerahnya memiliki sumber daya dan kesiapan berbagai indikator untuk menjadi ibu kota negara.

Dari hasil kajian di bidang ekonomi, infrastruktur, telekomunikasi, geopolitik, geografi, atau sosial budaya, Lampung diyakini menjadi daerah yang layak sebagai pilihan utama.

Andi Desfiandi memberikan penghargaan setinggi-tingginya untuk para pejuang yang sudah meluangkan dan mengorbankan waktu, pikiran, tenaga untuk mengusulkan Lampung menjadi Ibu Kota RI. Seluruh Dokumentasi dan materi kajian FGD Lampung dapat download dan diakses melalui www.dkilampung.com. (jpnn/rmol/fik)