Pelatihan Rescue, Dispar Agendakan Ditahun 2018

0
384
views

Basarnas Segera Gelar Tahun Ini

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG- Dinas Pariwisata Provinsi Lampung akan mengagendakan pelatihan kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan masyarakat sekitar tempat wisata terutama daerah pesisir pada tahun 2018 mendatang. Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Lampung, Budi Harto saat dihubungi Trans Lampung via telphone, Rabu (5/7).

Dia mengatakan bahwa untuk saat ini pihaknya masih terkendala tentang anggaran melakukan pelatihan yang seharusnya menjadi agenda rutin.

“Nanti di tahun 2018 akan kita agendakan untuk pelaksanaan pelatihan, karena itu sangatlah penting untuk menaggulangi keadaan emergency ditempat-tempat wisata terutama sekitar pantai dan persisir. Untuk kali ini kita masih terkendala dengan pendanaan, dan kedepan akan kita anggarkan,” kata Budi Harto.

Budi Harto mengungkapkan bahwa sebelumnya sudah ada kerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Badan SAR Nasional (Basarnas) untuk melakukan pelatihan rescue.

“Sebelum saya menjadi Kepala Dinas Pariwisata sudah ada kerjasama untuk pelatihan,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Kantor Basarnas Lampung, Marsono mengatakan bahwa dari pihaknya telah melakukan pelatihan rescue yang bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, dan dia mengatakan kegiatan tersebut belum lama digelar.

“Kita sudah melakukan kegiatan pelatihan untuk masyarakat sekitar tempat wisata pantai pada waktu itu di Lampung selatan, kita juga kerjasama dengan Dinas Pariwisata setempat,” kata Marsono saat dihubungi Trans Lampung via telphone, Rabu (5/7).

Saat disinggung agenda pelatihan selanjutnya, Marsono belum bisa memastikan kapan dan dimana kegiatan tersebut digelar, namun dia mengatakan bahwa sebelum akhir tahun 2017 ini pihaknya akan menggelar kegiatan serupa.

“Belum tau pasti kapan dan dimana diadakan pelatihan lagi, tapi yang pasti sebelum akhir 2017 ini akan ada pelatihan,” tegasnya.

Hal tersebut mengacu dari rentetan kejadian sebelumnya yang hingga menimbulkan korban jiwa karena tenggelam saat berwisata di pantai. (hkw)