Pelaku Penyalahguna Narkoba Ditangkap

0
190
views

TRANSLAMPUNG.COM, TULANGBAWANG – Polsek Penawar Tama Polres Tulang Bawang berhasil mengungkap pelaku penyalahgunaan narkoba jenis sabu pada hari minggu (13/08) sekira jam 23.00 Wib di Lapangan Kp. Suka Bhakti Kec. Gedung Aji Baru Kab. Tulang Bawang.

“Pelaku berinisial RDK als AK (27) warga Kp. Suka Bhakti Kec. Gedung Aji Baru Kab. Tulang Bawang dengan barang bukti berupa 4 bungkus plastik bening paket kecil yang berisi sabu, 1 unit handphone merk asus warna hitam, 1 unit handphone merk nokia warna putih, 1 unit sepeda motor merk honda scopy warna putih No Pol : BE 4169 LO, uang tunai sebesar Rp. 10ribu dan 1 bungkus rokok merk dunhill,” ungkap Kapolsek Penawar Tama iptu. DEDI KURNIAWAN, SH mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP. Raswanto Hadiwibowo, SIK, M.Si. Senin (14/08).

Kapolsek menuturkan awal mula dilakukan penangkapan terhadap pelaku berinisial RDK als AK adalah saat anggota polsek penawar tama mendapatkan informasi dari warga masyarakat tentang adanya orang yang suka menawarkan narkoba kepada anak-anak muda di Kp. Suka Bhakti Kec. Gedung Aji Baru Kab. Tulang Bawang, mendapatkan informasi tersebut anggota polsek langsung melakukan penyamaran untuk membeli narkoba jenis sabu kepada pelaku berinisial RDK, kemudian dilakukan pertemuan antara anggota dengan pelaku RDK  als AK di Lapangan Kp. Suka Bhakti Kec. Gedung Aji Baru Kab. Tulang Bawang dan benar saja saat dilakukan penggeledahan di badan pelaku, ditemukan 4 bungkus plastik bening paket kecil berisi sabu yang pelaku simpan di dalam kotak rokok merk dunhill, kemudian pelaku berikut barang bukti dibawa ke Mapolsek Penawar Tama untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku RDK als AK akan dijerat dengan Pasal 112 ayat 1 Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp.800.000.000,- (delapan ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp.8.000.000.000,- (delapan miliar rupiah),” tegas Iptu DEDI. (als)