. . .

Pelaku Copet Beraksi Dikerumunan Ribuan Warga Pelepasan Haji

image_print

TRANSLAMPUNG.COM–PANARAGAN.

Ribuan Kerumunan warga dikompleks islamic center Kelurahan panaragan jaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, lantaran menghantarkan keluarga, kerabat juga handaitolan untuk menunaikan rukun islam ke-5 berhaji, nampaknya dimanfaatkan oleh pelaku tindak kejahatan.

 

Hal tersebut dialami Korban R (30) warga Tiyuh (Desa) Panaragan jaya utama Tulangbawang Tengah, terpaksa merelakan perhiasan emas 24 karat seberat 10 gram miliknya raib seusai mengantarkan keluarganya berangkat haji.

 

” Sebelumnya saya tidak sadar  setelah sampai dirumah saya tidak melihat gelang emas di pergelangan tangan saya lagi. Awalnya, saya dan suamiku turut ikut mengantarkan bu le dan pak le ke Islamic Center untuk melepas keberangkatan ibadah haji beserta rombongan ‎lainya, saat rombongan  bus yang ke tiga lewat, kami melambaikan tangan dan tiba-tiba ada yang dorong-dorong saya, pas saya tengok ada perempuan berjilbab coklat.” Kata R, terhadap Translampung.com via telpon‎ pada (8/8/2018) pukul 13:00 Wib.

 

Hal senada diamini Bambang ariawan suami korban, menurutnya pelaku copet tersebut diduga kuat adalah seorang perempuan berjilbab coklat dan berumur sekira 25- 30 tahun, oleh karena itu dirinya tidak menyangka kalau wanita yang berada dibelakangnya adalah seorang pelaku tukang copet.‎

 

” MUlanya pelaku‎ dorong-dorong istriku dari belakang dan tangannya mengenai bahu istriku hingga kesakitan, pas saya tengok terduga pelakunya berdesakan dikerumuna orang banyak, kami gak sadar kalau ada yang dicopet sebab aku lagi lihatin bahu istriku yang terkena hempasan tangan akibat di dorong, sesampai kami dirumah istriku baru sadar kalau gelangnya sudah tidak ada lagi.” Katanya.‎

 

Diketahui, peristiwa serupa telah kali kedua terjadi dalam dua tahun belakangan lalu, di saat warga menghantarkan keberangkatan jama’ah calon haji, menurut korban, atas kejadian tersebut kalung emas jenis dobel medan seberat 10 gram itu ditapsirkan senilai Rp 6.750.000. (Dirman)‎