. . .

Peduli Lansia, Pemkot Salurkan Bantuan

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, BAUBAU-Penyaluran bantuan kepada para lanjut usia (Lansia) yang diadakan Dinas Sosial (Dinsos) mendapat tanggapan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau.

Wakil Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse, kepada sejumlah awak media, Senin (5/11) mengungkapkan, program penyaluran bantuan kepada lansia sudah direncanakan sebelumnya dan bukan program dadakan. Sehingga menjadi dasar untuk menguncurkan bantuan.

Dikatakan pula, bantuan tersebut disalurkan kepada lansia, lansia terlantar, lansia miskin dan penyandang distabilitas karena cacat. Termasuk kelompok usaha ekonomi produktif yang ada di Kota Baubau. Kata dia, melihat kelompok marijinal Pemkot harus hadir untuk tingkat stimulasi dan disesuaikan.

“Pertama disesuaikan dengan kemampuan daerah, terus selanjutnya disesuaikan dengan tingkat derajat distabilitasnya. Kalau misalnya dia benar-benar cacat total, mungkin bantuan seperti apa. Mungkin hanya cacat tapi memiliki kemampuan untuk bisa berusaha yah itu juga disesuaikan,” jelas Monianse di aula kantor Wali Kota Baubau.

Ia menambahkan, dalam struktur kependudukan di Indonesia, jumlah lansia mencapai 10 persen dari seluruh penduduk di Indonesia. Kata ketua DPC PDI Pejuangan Kota Baubau ini, 10 persen dari hampir 250 juta penduduk Indonesia. Sehingga dari 10 persen itu cukup besar dan membutuhkan kepedulian khususnya Pemkot.

“Bisa dibayangkan kalau orang cacat tidak mampu seperti apa kira-kira. Mereka tidak punya akses untuk dapat pekerjaan, tidak punya akses dalam permodalan. Daerah tetap mempertimbangkan dengan keterbatasan dan kemampuan daerah masuklah stimulan-stimulan seperti itu,” tutupnya.(m2)