. . .

Pasca OTT di Lamteng, KPK Surati Bupati Tubaba

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, PANARAGAN – Pasca oprasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi pemberantasan Korupsi‎ (KPK) Republik Indonesia (RI) terhadap sejumlah pejabat Eksekutif dan Legislatif Lampung tengah (Lamteng) beberapa waktu lalu. Kali ini, Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) Umar Ahmad, mendapat undangan surat terbuka oleh KPK.

Hal tersebut bedasar Nomor: Und/75/KSP-00/10-16/02/2018, ‎terkait identifikasi‎ awal program kerja pemberantasan korupsi terinteghrasi dan sektor strategis.

‎Menurut Pahala Naenggolan, dalam surat undangan tersebut menguraikan. ‎Sebagai tindak lanjut dari rapat koordinasi program pemberantasan korupsi terintegrasi pada tanggal 1 Februari 2018 di kantor KPK, pihaknya bermaksud melaksanakan identifikasi awal program pemberantasan korupsi terintegrasi dan sektor strategis untuk pemerintah Provinsi, Kabupaten kota di wilayah Lampung, yang akan di gelar pada Rabu 28 Februari 2018, bertepatan dikantor Gubernur Lampung.

‎” Bedasar ketentuan yang diatur dalam pasal 6 huruf d undang-undang Nomor 30 tahun 2002 tentang komisi pemberantasan tindak pidana korupsi, komisi pemberantasan korupsi (KPK) berwenang dalam melakukan tindakan-tindakan pencegahan tindak pindana korupsi. ‎Sehubungan dengan hal tersebut, kami mohon dukungan saudara untuk hadir dan menugaskan pejabat atau staf terkait seperti tercantum pada lampiran surat ini sesuai dengan jadwal yang telah di tentukan.” terang pahala naenggolan saat dikutip Trans lampung.com pada (15/2/2018) dalam surat KPK tersebut. (Dirman)


error: Content is protected !!