. . .

Pasar Murah Perdana Ludes Diserbu Warga

image_print

Foto: DISKOMINFOSANDI TANGGAMUS

BERBURU SEMBAKO MURAH: Inilah situasi pembeli, yang mayoritas adalah ibu rumah tangga saat berebut membeli produk-produk sembako dalam Pasar Murah Pemkab Tanggamus di halaman Kantor Kecamatan Kotaagung Barat, Selasa (22/5).

 

TRANSLAMPUNG.COM, TANGGAMUS – Sesuai jadwal, Selasa (22/5) Pemerintah Kabupaten Tanggamus membuka Pasar Murah perdana, di halaman Kantor Kecamatan Kotaagung Barat. Pasar murah itu dihelat untuk membantu masyarakat, terutama kelas ekonomi menengah ke bawah, untuk mendapatkan sembilan bahan pokok (sembako) serta bahan makanan lainnya.

Penjabat Bupati Tanggamus Ir. Zainal Abidin, M.T. ketika membuka pasar murah mengatakan, sedikitnya ada enam titik pasar murah yang telah direncanakan Pemkab Tanggamus. Dalam waktu dekat, secara bergantian setelah Kotaagung Barat, juga dilaksanakan di Kecamatan Semaka, Bandarnegeri Semuong, Kelumbayan, Kelumbayan Barat, dan terakhir Kecamatan Bulok.

“Pemkab Tanggamus memandang perlu diadakannya Pasar Murah, hal ini mengingat setiap bulan suci Ramadan dan hari raya Idul Fitri harga kebutuhan bahan pokok melonjak naik. Oleh karena itu pemerintah berupaya membantu meringankan masyarakat, melalui subsidi harga bahan pokok dengan menggandeng pihak swasta,” ujar Zainal.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Tanggamus Zulfadli sekaligus Ketua Panitia Penyelenggara Pasar Murah melaporkan, dasar pasar murah adalah Dokumen Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (DPA SKPD) Nomor: 3.06.01.15.05.5.2 tanggal 02 Januari 2018. Lalu surat penawaran pengadaan barang dalam rangka pasar murah Dinas Perdagangan Kabupaten Tanggamus dengan salah satu pihak swasta, Nomor:510/264/34/2018 tanggal 9 Mei 2018.

“Pasar murah ini merupakan wujud kepedulian Pemkab Tanggamus terhadap masyarakat. Terutama masyarakat yang kurang mampu. Dengan harapan masyarakat di lokasi pelaksanaan dapat memenuhi kebutuhannya,” tandas Zulfadli.

Situasi di lokasi, masyarakat mulai memadati halaman Kantor Kecamatan Kotaagung Barat sejak pukul 08.00 WIB. Mereka berasal dari berbagai pekon yang ada di sekitar Pekon Kandangbesi, seperti Pekon Belu, Pekon Negarabatin, Pekon Talagening, Pekon Kanyangan, Pekon Banjarmasin, dan Pekon Waygelang.

Masyarakat sangat antusias untuk mendapatkan kupon sebagai syarat untuk membeli produk yang telah disubsidi Rp3 ribu/itemnya. Masing-masing produk yang dijual dalam pasar murah tersebut, adalah minyak goreng dengan harga Rp8 ribu yang di pasar harganya Rp12 ribu. Lalu tepung terigu Rp5.500 dengan harga pasaran Rp9 ribu; gula hanya Rp8 ribu dengan harga pasaran Rp12 ribu; mentega hanya Rp3.500, sirup hanya Rp8 ribu, dan telur hanya seharga Rp21 ribu.

“Kami sangat terbantu dengan adanya pasar murah ini. Terlebih harga kebutuhan pokok jelang Lebaran cenderung naik. Kebetulan yang saya butuhkan minyak goreng sehingga saya berusaha mencari kupon minyak goreng. Tadi mau minta kupon gula juga, tapi nggak kebagian,” ungkap Nur, warga Pekon Belu. (ayp)

 

 

error: Content is protected !!