. . .

Pasal Sabu-Sabu, Biduan jadi Tumbal Suami

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, TANGGAMUS – DW (28), seorang biduan asal Pekon Sidorejo, Kecamatan Sumberejo, terpaksa berurusan dengan Satuan Reserse Narkoba Polres Tanggamus. Lantaran wanita berkulit hitam manis itu terbukti mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu. Setelah DW terciduk, kini sang suami berinisial WA (32), masih dalam pengejaran petugas.

Kasatres Narkoba Polres Tanggamus Iptu. Anton Saputra mengatakan, DW diamankan Jumat (19/1) pukul 23.00 WIB di rumahnya di Pekon Sidorejo. Dari tangan DW, polisi mengamankan barang bukti berupa 3 buah plastik klip berisi sabu-sabu sisa pakai seberat 0,32 gram beserta alat-alat penyalahguna lainnya.

“Lalu 2 bundel plastik klip, 1 unit timbangan digital, 4 buah pirek baru, 2 buah pirek bekas pakai, 3 buah sumbu, 5 buah sekop pipet, 8 buah korek gas, 3 unit ponsel, 1 buah buku catatan penjualan, 1 buah ATM BRI, 1 buah tas kecil dan dompet warna coklat, serta uang tunai Rp4 juta,” jelas Anton Saputra, mendampingi Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili, Minggu (21/1).

Menurut Anton, keberhasilan penangkapan pada DW tersebut, berdasarkan penyelidikan informasi dari masyarakat bahwa di rumah DW kerap dijadikan lokasi transaksi narkoba.

“Saat ini DW berikut barang bukti penyalahgunaan narkoba diamankan di Mapolres Tanggamus guna penyidikan lebih lanjut. Terhadap suaminya, berinisial WA, masih kami lakukan pengejaran” jelas Anton.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, DW terancam dijerat Pasal 114 Ayat 1 atau Pasal 112 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

Di hadapan penyidik, DW mencoba menyelamatkan diri dengan mengungkapkan bahwa semua barang bukti merupakan milik suaminya yang berprofesi sebagai sopir. DW berharap agar suaminya dapat menyerahkan diri, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Terkait narkoba di tangannya, DW juga masih mencoba berkilah. Dia mengatakan bahwa saat pint diketuk, dia berpikir itu adalah suaminya. Sehingga dia mengantarkan kotak berisi sabu-sabu. Padahal yang datang adalah petugas dari Satuan Reserse Narkoba Polres Tanggamus.

“Ya saya memang tahu kalau suami saya jual narkoba. Saya sudah beberapa kali mengingatkannya. Tapi dia selalu marah setiap diingatkan. Saya berharap suami saya bertangung jawab dan menyerahkan diri,” ungkapnya ibu satu anak tersebut. (ayp)

Foto: HUMAS POLRES TANGGAMUS

JADI TUMBAL SUAMI: Inilah DW (28), biduan yang terancam mendekam di balik jeruji, lantaran kedapatan menyimpan dan memiliki sabu-sabu serta alat-alat lainnya di rumahnya, sementara sang suami WA (30) yang kabur kini masih dalam pengejaran polisi.