Parkir Digital RSUD Ryacudu,  Diduga Kuat Tidak Terkoordinasi Dengan Profesional

TRANSLAMPUNG.COM

KOTABUMI – Keberadaan parkir digital di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)  Ryacudu terus menuai persoalan,  Setelah kemarin Ormas GMPK Lampung Utara meminta Pemkab Lampura agar maeninjau kembali keberadaan parkir di RSUD Ryacudu  yang dikelola PT. Guardian Oto, Kembali keamanan parkir kemarin senin (5/3) mendapat protes dari pengunjung parkir.

Hal tersebut diketahui saat awak media hendak melakukan konfirmasi dengan pihak RSUD Ryacudu Kotabumi, Senin, (05/3) Tiba tiba seorang pengunjung kedapatan kehilangan helm yang ada di motor miliknya

“Helm  saya hilang Pak, Saya gantung dimotor,  Saat saya tanyakan pada petugas parkir, mereka terkesan tidak mau tahu,” ujar seorang pengunjung yang tidak mau menyebutkan namanya.

Mendapati hal itu, awak media lantas mendatangi Koordinator Lapangan Perparkiran, Gedung, guna mempertanyakan sistem pengelolaan parkir digital dimaksud.

Dikatakan Gedung, dirinya hanya melakukan pengelolaan operasional secara harian. “Saya hanya ditugaskan untuk mengatur operasional harian, Pak. Setiap sore, pendapatan dari parkir disetorkan kepada pegawai PT. Guardian Oto Solusi. Itu kantornya di depan sana. Untuk masalah teknis lainnya silakan langsung saja ditanyakan kepada mereka,” ujar Gedung.

Kemudian awak media meminta nomor HP Pemilik PT Guardian Oto, Namun dengan tegas dikatakan gedung,  jika dirinya tidak tahu nomor mana yang aktip,
” Saya ga tau nomor mana yang aktip,  Karena nomornya ganti ganti,  Kalau dari sana ngehubungi kesini bisa,  tapi kalau dari sini ngehubungi kesana dengan nomor yang sama itu udah ga aktip lagi,” Ujarnya.

Saat awak media  mendatangi kantor perwakilan PT. Guardian Oto Solusi, Guna konfirmasi terkait permaslahan tersebut,  Kantor dimaksud dalam keadaan tertutup,  meski sudah berualng kali diketuk,  tidak juga mendapat jawaban,  Pintu terkunci terkesan tak berpenghuni.

Sementara itu, menurut keterangan Merdatina, mewakili pihak RSUD Ryacudu Kotabumi, menyatakan persoalan yang kerap terjadi di area parkir digital rumah sakit dimaksud, pihaknya tidak terlibat secara langsung.

“Area parkir tersebut telah ada kesepahaman yang tertuang dalam MoU sebagai bentuk kerja sama antara Pemkab. Lampura dengan pihak ketiga. Jadi, seluruh tanggung jawab atas segala hal yang terjadi di areal parkir tersebut, sudah ada dalam nota kesepahaman,” tutur Merdatina. (Eka)

News Reporter