. . .

Parah.!! Pelajar di Waykanan Ini Hamil 4 Bulan Digagahi Ayah Kandungnya

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, KASUI – Kepolisian Sektor Kasui Polres Way Kanan berhasil mengamankan seorang peria berinisial MS (35) karena diduga telah menyetubuhi anak kandung nya Bunga (16) bukan nama sebenarnya hingga hamil 4 bulan. MS merupakan warga Kampung Jaya Tinggi Kecamatan Kasui Kabupaten Way Kanan.

Kapolres Way Kanan AKBP. Andy Siswantoro melalui Kasat Reskrim Polres Way Kanan AKP Yuda Wiranegara menjelasakan kejadian tercela itu dilakukan tersangka pada bulan Juli tahun 2018 lalu, di rumah kontrakan yang berada di Kelurahan Kasui pasar, korban yang merupakan anak kandung tersangka masih berstatus Pelajar kelas 2 SMP.

“pengakuan tersangka. Korban ini tertidur dan dibangunkan oleh tersangka, sekitar pukul 22.00 WIB, selanjutnya membuka celana korban, dan bilang gak apa-apa cuma sebentar, kata tersangka. Karena korban takut, korban menuruti kemauannya tersangka yang juga ayah kandung korban. Disitu lah tersangka menyetubuhi korban hingga berulangkali sampai mengancam korban dan terakhir pada bulan Oktober 2018,” terang Kasat Reskrim saat melakukan press rilis melalui Humas Polres Way Kanan, Rabu (12/12/2018).

Masih kata kasat, Perbuataan tersangka rupanya diketahui ibu tiri korban setelah pada hari Jum’at tanggal 07 Desember 2018, ibu korban melihat ada kejanggalan pada perut korban yang kian membesar, dan ibu korban bertanya kepada korban mengapa perut korban membesar, namun korban takut untuk menjawab. karena curiga pada hari Selasa (11/12/2018) korban dibawa ke Puskesmas Kasui untuk diperiksa.

“Keterangan bidan yang memeriksa korban, hasilnya korban telah hamil 4 bulan , setelah mendengar pengakuan korban, kalau yang menghamili adalah ayah Kandungnya, kemudian Ibu korban melaporkan kasus tersebut secara resmi kepada pihak Polsek Kasui,” Kata Kasat Reskrim.

Selanjutnya setelah anggota menerima laporan dari Ibu korban, pada hari pada hari yang sama anggota Polsek Kasui langsung mencari keberadaan pelaku dikediamannya dan berhasil mengamankan tersangka tanpa perlawaan lalu membawa ke Polsek Kasui, guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dapat terancam, dengan Pasal 81 ayat 3 UU RI No. 17 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara,” pungkasnya. (Migo)

error: Content is protected !!