Panwascam Banjar Agung Tangani 5 Pelanggaran Pilkada

TRANSLAMPUNG.COM, BANJAR AGUNG – Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang, telah menangani sedikitnya lima pelanggaran dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018.

Ketua Panwascam Banjar Agung, Setya Budi Pramana mendampingi Ketua Panwaskab Tulangbawang Rachmat Lihusnu mengatakan, lima pelanggaran tersebut dari hasil laporan masyarakat dan hasil temuan Panwascam.

Budi merincikan, lima pelanggaran yang sudah ditangani diantaranya adalah, pelanggaran pleno hasil coklit oleh tiga Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang tidak sesuai dengan jadwal pleno, yakni PPS Banjar Agung, PPS Tridarma Wirajaya dan PPS Trimukti Jaya.

Kemudian temuan pelanggaran yang dilakukan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang menyebabkan PPS tidak melaksanakan pleno sesuai tahapan. Sehingga PPS tidak dapat melaksanakan Pleno coklit tepat waktu.

Pelanggaran itu terjadi pada 8 Maret 2018. Dimana PPS sebagai pihak penyelanggara Pilkada tidak melaksanakan pleno hasil coklit tepat waktu dari tahapan yang telah ditentukan, yakni 5 – 7 Maret 2018. PPS ditemukan melaksanakan pleno pada 8 Maret 2018.

Selanjutnya, penanganan Alat Peraga Kampanye (APK) yang tidak sesuai dengan aturan, penanganan adanya Banner dan Spanduk milik pasangan calon (Paslon) yang dirusak dan dicuri oleh orang tidak dikenal.

“Panwascam Banjar Agung telah melakukan penanganan pelanggaran Pilkada. Pelanggaran tersebut telah selesai ditangani dan telah di laporkan kepada Panwaskab,”terangnya.

Budi menerangkan temuan pelanggaran tersebut telah selesai ditangani dengan memanggil dan mengklarifikasi pihak PPS dan PPK, dan diputuskan sebagai bentuk pelanggaran administratif. (als)

News Reporter