. . .

Pamitan Berenang, Bocah Tujuh Tahun Pulang Tinggal Nama

image_print
MENDAHULUI ORANG TUA: Inilah potret Muhammad Reza Barka, yang berpulang ke pangkuan Ilahi mendahului orang tuanya, karena tenggelam di kolam renang Way Som, Minggu (24/2) sore. (Foto-foto: DOK POLSEK KOTAAGUNG)

TRANSLAMPUNG.COM, TANGGAMUS – Bocah laki-laki berusia tujuh tahun, Muhammad Reza Barka mengembuskan napas terakhir setelah tenggelam di kolam renang Way Som Pekon Kotaagung Timur, Kabupaten Tanggamus, Minggu (24/2) sore. Siswa SD IT Darul Fikri itu tenggelam lantaran diduga tak bisa berenang.

Setelah peristiwa tersebut, Polsek Kotaagung langsung melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara. Sebelum dimakamkan, jenazah putra dari Lusius Toni (38) itu masih disemayamkan di rumah duka, di Pekon Terbaya, Kecamatan Kotaagung.

Kapolsek Kotaagung AKP Syafri Lubis mengatakan, berdasarkan keterangan sejumlah saksi diduga korban tidak bisa berenang. Selain itu, saat berenang di kolam, korban tidak dalam pengawasan orang dewasa dan tidak bersama orang tuanya. Kapolsek menyebutkan, pihaknya mendapat laporan tenggelamnya korban Minggu, sekitar pukul 15.00 WIB.

AMBIL KETERANGAN: Personel Polsek Kotaagung mengambil keterangan dari tim medis RSUD Batin Mangunang, terkait meninggalnya Muhammad Reza Barka.

“Korban tenggelam di kolam renang milik Saudara Rangkuti yang berlokasi di Jalan Way Som, Pekon Kotaagung,” jelas Syafri Lubis, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, S.I.K., M.M.

Kapolsek Kotaagung menerangkan, sebelum peristiwa tragis itu terjadi, korban menuju kolam renang bersama kakaknya yang berusia 10 tahun dan seorang temannya berusia 11 tahun. Mereka bertiga berpamitan pada orang tua korban untuk berenang, sekitar pukul 14.00 WIB.

Kemudian mereka menumpang ojek menuju kolam renang. Sesampainya di kolam renang, korban bersama kakak dan temannya berenang. Namun tiba-tiba tanpa ada yang mengawasi, korban sudah dalam keadaan terlentang di kolam renang.

“Kakak korban melihat kejadian tersebut, lantas minta tolong dengan orang di sekitar kolam renang. Korban segera dilarikan ke RSUD Batin Mangunang. Tetapi nyawa korban tidak tertolong dan meninggal dunia,” beber kapolsek.

Terpisah, Kabid Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Tanggamus Adi Nugroho, mengaku dirinya kebetulan berada di kolam renang yang sama. Adi Nugroho bersama keluarga sedang menghabiskan hari libur. Mengetahui ada anak tenggelam, ia langsung membantu mengevakuasi tubuh korban.

PERIKSA KORBAN: Personel Polsek Kotaagung memeriksa jasad korban saat masih disemayamkan di rumah duka.

“Sesaat setelah diangkat dari kolam, sepertinya korban masih bernapas mas. Karena saat kami cari-cari tidak ada orang tua/keluarga/orang dewasa yang mengenal korban, saya bersama pengunjung lainnya langsung berinisiatif melarikan korban ke RSUD untuk mendapatkan pertolongan pertama. Ternyata korban berenang hanya bersama kakak dan temannya yang masih anak-anak juga. Namun kabar dari rumah sakit, nyawa korban tidak tertolong lagi,” ketik Adi Nugroho dalam pesan WhatsApp pada translampung.com. (ayp) 

error: Content is protected !!