Pak Bupati, Tolong Perhatikan Nasib Kami Menuntut Ilmu Di SMP Karya Bakti.

0
297
views

TRANSLAMPUNG.COM
PANARAGAN–Selain atap bocor, juga pasiltas meja kursi ruang kelas Sekolah menengah pertama (SMP) Karya bakati, Tiyuh panaragan, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) sangat memperihatinkan.

Pasalnya hal tersebut sejak tahun belakangan lalu, sekolah tetempat belum sempat tersentuh oleh program Pemkab Tubaba, sebagai mana dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas basis kelayakan pendidikan‎ setara nasional. Sebab masih didapat meja kursi siswa sekolah terkait diperoleh dari warisan Pemkab Lampung utara (lampura) dan Tulang Bawang (Tuba) yang kondisinya saat ini tidak layak pakai.

Di katakan satu diantara siswa sekolah setempat Ari (14) kelas VII,‎ Warga Tiyuh Bandar dewa, kecamatan Tulangbawang Tengah, Tubaba. Menurutnya, kondisi yang sangat memperihatinkan‎ ketika sedang berlangsung kegiatan ngajar mengajar, ketika hujan turun nyaris di seluruh ruangan kelas basah akibat atap gedung kelas bocor.‎

” meskipun hujan pada malam hari, keesokan paginya kami tidak dapat ‎langsung belajar di ruang kelas, sebab seluruh ruangan basah hingga meja dan kursi, kami minta kepada Bapak Bupati Umar ahmad SP, agar dapat memperhatikan nasih kami untuk menuntut ilmu di sekolah ini.” Kata Ari, saat di jumpai Trans lampung.com di ruang kelasnya pada (11/10/2017) sekira pukul 08:30 Wib.

Hal senada di amini ‎ Zaini sabak S.Pd, ‎selaku Kepala sekolah setempat, pada tahun 2015 kami telah mengajukan proposal bantuan untuk rehab gedung sekolah di Provoinsi lampung, yang kami titip kan terhadap Ketua Komisi C DPRD Tubaba Paiso SH, namun hingga kini belum ada tindak lanjut atas proposal tersebut, sampai keadaan gedung, atap, meja dan kursi sekolah sangat memperihatinkan kondisinya.

“Atas nama pihak sekolah, saya minta perhatian dari Pemkab Tubaba dalam peningkatan Kualitas sekolah kami. Sebab, tidak sedikit mantan siswa/siswi dari SMP Karya bakti dapat menerima predikat penghargaan dari pelajaran Bahasa englis, bahkan banyak juga yang di kuliahkan oleh Negara  hingga ke luar negeri.” Imbuh nya. (Dirman)