Pairin Sentil Wartawan Metro

0
365
views

 

TRANSLAMPUNG.COM, METRO – Walikota Metro Achmad Pairin kembali tidak dapat menahan emosi saat sesi wawancara bersama awak media usai apel gelar pasukan Satpol PP dan penyerahan insentif kepada 220 anggota Linkungan Masyarakat (Linmas) di Halaman Pemkot Metro, Senin (19/6).

Bermula saat salah satu wartawan media cetak Provinsi Lampung menanyakan berapa jumlah anggaran bagi Linmas di Bumi Sai Wawai kepada Walikota. Bukan menjawab bertanyaan tersebut, mantan Bupati Lampung Tengah (Lamteng) itu malah mengoreksi pertanyaan awak media yang dirasa keluar dari konteks kegiatan tersebut.

“Jadi bapak ini media? Kalau media itu tanyanya jangan gitu, ya nggak. Yang di tanya itu kegiatan ini apa sih maknanya. Tahu-tahu yang ditanya kok baju, coba kalo yang ditanya itu agak profesional dikit. Jadi itu koreksi saya ya,” cetus Pairin pergi tanpa menjawab pertanyaan awak media, Senin (19/06).

Pasalnya, dari pantauan saat apel terlihat beberapa anggota Linmas dari beberapa kelurahan tampak berbeda karena tidak menggunakan seragam yang sama. Pun salah satu anggota Linmas mengaku sejak awal bertugas sebagai Linmas dirinya tidak mendapatkan seragam.

”Enggak ada, emang enggak dikasih. Kalau yang pada punya seragam itu buat sendiri,” kata dia yang menolak dituliskan namanya.

Sejumlah awak media menyayangkan sikap Walikota Metro yang menilai wartawan tidak profesional akibat menanyakan anggaran Linmas. Pasalnya, media tidak menerbitkan berita tanpa konfirmasi namun telah mencoba menghimpun data secara langsung kepada Walikota.

”Kan kita bertanya langsung. Tidak tiba-tiba menerbitkan berita tanpa konfirmasi. Kalau begitu baru tidak profesional. Toh yang ditanyakan masih seputar Linmas, karena saya lihat tadi kok petugas Linmas selang seling. Apa tidak ada anggaran untuk seragamnya. Kan tinggal diterangkan saja. Ini malah tidak dijawab dan menilai wartawan tidak profesional,” kata Rio wartawan media online. (tnn)