. . .

PAD Kota Bandarlampung Rp600 Miliar

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) Kota Bandarlampung “Mandek” diangka 600 Miliar. Hal ini di sampaikan oleh Seketaris Daerah  (Sekda) Kota Bandarlampung Badri Tamam usai kunjungan kerja Plt Walikota Mojokerto dan Tim TAPD Mojokerto di ruang kerja Walikota Bandarlampung, Rabu (6/6).

Badri Tamam mengungkapkan saat ini akan menghitung pajak lebih tertib lagi. Pihaknya akan memakai Taping Box agar transaksi yang dilakukan di retoran maupun hotel.

“Dulu itu kita menghitung pajak itu hanya dengan menghitung sendiri, sekaramg kita akan lebih tertib, karena pajak yang dihasilkan oleh hotel dan restoran belum sesuai dengan potensi yang ada,” ungkapnya.

Yang kedua Badri akan melakukan ekstensifikasi dan intensifikasi terhadap pajak maupun retribusi karena sesuai dengan proyeksi itu masih ada kemungkinan untuk bisa ditingkatkan, seperti mall, hiburan itu masih ada peningkatan.

“Potensi oendapatan ini masih cukuo besar, apalagi saat ini masuk di bulan puasa, kita bisa lihat restoran penuh, mal penuh, itu sumber pendapatan. Tetapi kalo terjadi sebaliknya yakni pendapatan pajak turun berarti kejujurannya tidak ada dari perusahan”, ujarnya.

Badri juga mengungkapkan pihaknya berharap perusahan-perusahan bisa melakukan kerja sama dengan baik, karena menurutnya pemda sudah memberikan pelayanan sarana prasarana agar perusahaan-perusahan tersebut mudah dalam usaha.

“yah saya berharap perusahaan itu bisa bekerja sama dengan baik antara perusaan dengan oemerintah daerah, agar pendapatan pajak di kota bandar lampung ini meningkat” ungkapnya.

Badrinya juga menambahkan kedepannya pihaknya memperbaiki aturan pajaknya, Sumber daya manusianya (SDM), dan juga pengawasannya.

“Intinya kita akan terus melakukan pengawasan, agak PAD kita tidak bertertahan diangka tertentu, setiap tahunnya harus ada penambahan”, ujarnya. (jef/hkw)