OTT Wali Kota Batu Diduga Terkait Proyek Meubelair Rp 5,9 M

0
301
views
Wali Kota Batu berinisial ER bersama istri (Malang Post/JawaPos.com)

TRANSLAMPUNG.COM – Tim Satgas Penindakan KPK kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT).

Dalam operasi senyap yang dilakukan Sabtu (16/9/2017) sore, tim menciduk sejumlah pihak, diantaranya Walikota Batu berinisial ER dan seorang pengusaha berinisial P.

Berdasarkan informasi yang dihimpun JawaPos.com (grup Translampung.com), ER ditangkap karena kedapatan menerima uang suap dari P, demi mengegolkan proyek senilai miliaran rupiah.

”Terkait pengadaan meubelair kantor Wali Kota Batu,” tutur seorang sumber.

Anggaran pengadaan mebeulair tahun 2017 yang sedang dikerjakan oleh pihak Pemerintah Kota Batu tersebut senilai Rp 5,9 miliar.

Hingga saat ini, kegiatan penindakan masih dilakukan oleh KPK, sehingga belum bisa terkonfirmasi secara detail, siapa saja pihak yang ditangkap, berapa barang bukti uang suap, serta motif kasus dugaan suap menyuap ini.

Sementara para pihak yang ditangkap, tengah menjalani pemeriksaan secara intensif oleh tim KPK.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah perihal adanya OTT ini, pimpinan KPK tidak menjawab panggilan telefon konfirmasi.

Pesan singkat melalui aplikasi WhatsApp juga tak kunjung dibalas meski telah dibaca. (jpg)